110 sampel swab Kembali Dikirim Pemkab Matim Ke Kupang

Daerah

Borong, Sorot NTT Com-Pemkab Matim kembali mengirim 110 sampel swab ke Laboratorium Biomolekul Rumah sakit W,Z Yohanes Kupang, Minggu (04/10/2020)

Hari ini helikopter milik BPBD mendarat di Legong Matim untuk menjemput sampel Swab yang akan di kirim Ke Laboratorium tersebut.

Juru biraca satgas covid 19 Kabupaten Manggarai Timur, Bonifasius Sai mengatakan 110 sampel yang di kirim tersebut sebagian besar merupakan orang yang berhubungan langsung atau kontak erat dengan dengan pasien 01 covid 19 NYS.

Juru bicara satgas covid 19 Matim Bonifasius Sai mengatakan,  pemerintah Kabupaten Matim kembali mengirim sampel swab covid 19 ke Kupang untuk di lakukan pemeriksaan di Laboratorium Biomolekul Rumah sakit W.Z Yohanes Kupang.

Diketahui 110 sampel tersebut sebagian besar merupakan orang yang berhubungan langsung atau kontak erat dengan pasien 01 covid 19 di Manggarai Timur .

Selanjutnya Bonifasius Sai menjelaskan bahwa 110 sampel yang di kirim Laboratorium Biomolekul Rumah sakit W.Z Yohanes Kupang sebagian besar yang berhubungan langsung atau kontak erat dengan pasien 01 tersebut.
Adapun sampel lain yang di kirim merupakan pelaku perjalanan yang datang dari zona merah.

Rincian pengiriman swab tersebut , Yang berhubungan langsung atau kontak erat terdapat 77 orang dari wilayah Benteng Jawa dan juga kampung Wodong Desa Gorong Menu Utara, kecamatan Lamba Leda, sedangkan 33 lainnya itu merupakan hasil pemeriksaan di Rumah sakit untuk pelaku perjalanan.

Sebelumnya,pada tanggal 23 September lalu Pemkab Matim telah mengirim 32 sampel swab ke Laboratorium W.Z Yohanes Kupang.

Hasil pemeriksaan 32 sampel tersebut diumumkan pada tanggal 30 September dimana ditemukan 1 diantaranya dinyatakan positif covid 19.Sementara 31 sampel sampel lainnya dinyatakan negatif.

Bonefasius juga menyarankan agar masyarakat selalu mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah, seperti menggunakan masker, jaga jarak, hindari kerumunan, serta rajin mencuci tangan menggunakan sabun.

Diharapkan juga agar kita selalu menjaga kesehatan kita dengan selalu mengkonsumsi vitamin serta makanan bergizi lainya.

Hal yang paling penting juga, kita diharapkan untuk tidak panik menghadapi pandemi ini, tetapi saling mengingatkan satu sama lain, tutup Bonifasius.(Robertus Nangkar/Tim)