30 Tahun Kerja Tanpa Pesangon, Guru Pensiun Gugat Yayasan Karya Manggarai

Daerah

KUPANG, SorotNTT.Com-Merasa tidak ada keadilan atas hak – hak mereka selama tiga puluh (30) tahun mengabdi sebagai tenaga pendidik, empat (4) orang guru pensiunan pada Yayasan Karya Manggarai, akhirnya mengambil langkah hukum membawa persoalan ini ke Pengadilan Hubungan Industrial Kupang, pada Pengadilan Negeri Kupang NTT.

Kasus ini telah masuk pada pemeriksaan saksi yang dihadirkan penggugat Antonia Seina, Hilarius Hiang, Bonefasius Wangga dan Thomas Jeharu, melalui Kuasa Hukumnya dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surya NTT, Selasa (17/11/2020).

Proses persidangan yang dilaksanakan di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Kupang pada Pengadilan Negeri Kupang NTT berjalan dengan lancar.

Terungkap keterangan saksi yang diberikan oleh Sakai Stanislaus Sudirman dan Saksi Herman Fanto Susila pada pokok nya menerangkan bahwa Yayasan Karya Manggarai tidak memberikan Uang Pesangon dan uang masa Kerja kepada ke Empat Orang Guru yang telah mengabdi selama 30 Tahun

Ferdy Pegho, SH, salah satu tim Kuasa Hukum LBH Surya NTT kepada media ini usai persidangan menerangkan, kedua Saksi telah menerangkan substansi dari pokok perkara yang disengketakan. dimana sakai Stanislaus Sudirman menerangkan bahwa uang yang telah diberikan oleh Yayasan Karya Manggarai senilai Rp. 5 juta usai menerima SK pemberhentian sebagai seorang Guru, merupakan bukan uang pesangon. melainkan uang tanda terima kasih.

“Yang jelas uang Rp 5 juta tersebut bukan uang pesangon, tapi uang tanda terima kasih. Tindakan Yayasan Karya Manggarai terhadap ke empat orang pensiunan guru tersebut, tidak memenuhi syarat peraturan perundang – undangan, sehingga persoalan ini diajukannya di PHI”.Tegas Ferdy.

Sementara itu Ketua Umum LBH Surya NTT , E. Nita Juwita,SH. MH, yang juga hadir dalam pemeriksaaan saksi mengharapkan, agar hak – hak para guru yang di berhentikan secara hormat dari Yayasan Karya Manggarai dapat dipenuhi sesuai peraturan perundang – undangan yang berlaku.

“Kita harapkan ada nilai keadilan atas – hak – hak para guru yang telah mengabdi selam 30 tahun pada Yayasan Karya Manggarai dapat terpenuhi”. Harap Nita Juwita.(*)