35 Rumah Terendam Banjir, Polsek Lembor Cek Langsung Pemukiman Warga

Labuan Bajo,Sorotntt.com -Kepolisian Sektor (Polsek) Lembor, Polres Manggarai Barat,Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan pengecekan langsung ke pemukiman rumah warga yang sudah terendam banjir akibat curah hujan yang cukup tinggi beberapa hari terakhir di wilayah itu.

Kapolsek Lembor, AKP Abdul Malik, S.H. mengatakan, pengecekan ini dilaksanakan tadi malam, sekitar pukul 21.30 Wita, di Kampung Ngalor Kalo, Desa Siru, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat.

“Sebanyak 35 rumah di RT 05, Kampung Ngalor Kalo yang sudah mulai terendam banjir,” ujar AKP Abdul Malik, S.H., Selasa 28/12/2021 pagi.

Lanjutnya, RT 05 tersebut merupakan dataran rendah yang berada di Kampung Ngalor Kalo dan ketinggian air yang menggenangi rumah warga bervariasi mulai dari 10 cm sampai dengan 30 cm.

BACA JUGA:  Polres Mabar Tangkap Lima Pelaku Penimbun 9,1 Ton BBM yang Hendak Kirim ke Bima

Ia juga menambahkan, kegiatan yang dilakukan oleh dirinya bersama dengan personel Polsek Lembor tersebut sebagai tindakan awal untuk memperingatkan masyarakat agar lebih berhati–hati dan dapat segera mengungsi ke tempat yang aman.

“Warga yang berada di RT tersebut, saat ini masih berada di rumahnya masing–masing dan sudah kami peringatkan. apabila nanti terjadi curah hujan yang terus menerus dan berakibat naiknya debit air di saluran irigasi persawahan Ngalor Kalo, mereka yang terjebak banjir dapat segera mengungsi ke tempat yang aman dan lebih tinggi,” terang Perwira dengan balok tiga dipundaknya itu.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak Kecamatan dan instansi terkait lainnya, apabila nanti warga yang ada di Kampung Ngalor Kalo ini harus mengungsi dan meninggalkan rumah, harus sudah disiapkan tempat untuk mereka,”tambahnya lagi.

BACA JUGA:  BBKSDA NTT Menyelenggarakan Serangkaian Kegiatan Menuju Peringatan Hari Lahan Basah Sedunia 2022

Ditempat terpisah, Kapolres Manggarai Barat, AKBP Felli Hermanto, S.I.K., M.Si. melalui Kasi Humas IPDA Eka Dharma Yuda mengungkapkan, masyarakat harus tetap waspada dengan bencana banjir, agar jangan sampai menimbulkan korban jiwa.

“Selalu hidup bersih. Bersihkan aliran drainase di depan rumah masing–masing. Agar ketika hujan turun, tidak menyebabkan adanya genangan air yang bisa menyebabkan banjir,” ucap Eka Dharma.Untuk itu ,

Untuk itu ,Ia meminta, agar masyarakat bisa melakukan gotong royong dalam membersihkan lingkungan sekitar. Selain itu, selalu mengikuti apa yang menjadi imbauan pemerintah untuk menanggulangi bencana banjir ketika terjadi.

“Kita bisa mencegah musibah banjir ini sebenarnya. asalkan kita selalu melakukan gotong royong ketika akhir pekan. Terutama mengurangi adanya genangan air,” tegas mantan Kapolsek Macang Pacar itu.