46 Kades di Matim Dapat Piagam Penghargaan Menteri Desa PDTT Kategori Penyaluran BLT Tercepat

Daerah

46 Kades di Matim Dapat Piagam Penghargaan Menteri Desa PDTT Kategori Penyaluran BLT Tercepat

Borong, SorotNTT.com- Sebanyak 46 Kepala Desa (Kades)di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur mendapat piagam penghargaan dari Menteri Desa PDTT Republik Indonesia, Senin, 14/12/2020 bertempat di Aula Setda Kabupaten Manggarai Timur

Alasan pemberian piagam penghargaan kepada 46 Kepala Desa ini karena Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tahun 2020 kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 sangat cepat.

Bupati Matim Agas Andreas, S.H., M.Hum. dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekda Matim Ir. Boni Hasudungan Siregar menjelaskan, pemerintah pusat melalui Kementerian Desa PDTT Republik Indonesia bersama Kementerian Keuangan membuat terobosan dengan kebijakan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT) yang bersumber dari Dana Desa tahun 2020.

Program ini, lanjutnya, diperuntukan kepada masyarakat miskin atau keluarga tidak mampu dan keluarga yang kehilangan pekerjaan akibat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

“Mereka adalah keluarga yang belum mendapatkan bantuan lainnya seperti PKH, bantuan pangan non tunai, atau bantuan lainnya dari pemerintah. Program ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok khususnya yang berhubungan dengan ketersedian pangan bagi keluarga dan karena itu wajib mereka gunakan secara bertanggung jawab,” ungkapnya.

Kebijakan ini harus direspon oleh seluruh Pemerintah Desa di Matim secara cepat dan tepat dengan mengikuti seluruh prosedur dan mekanisme yang diatur dalam petunjuk pelaksanaan BLT Dana Desa.

“Pendataan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) harus tepat, musyawarah desa khusus untuk memastikan KPM harus benar-benar dijalankan. Tidak boleh terjadi tumpang tindih penerimaan bantuan. Penyalurannya harus tepat waktu dan dilakukan setiap bulan tanpa menunda-nunda karena kebutuhan masyarakat berjalan terus,” tegasnya.

Dikatakannya , BLT Dana Desa (DD) sudah berlangsung dari bulan April hingga Desemmber 2020. Bulan April-Juni 2020 sudah 100% tersalur, namun sejak Juli-Desember 2020 masih ada desa yang belum menyalurkan BLT Dana Desa dengan rincian; pertama, bulan Juli 2020 desa yang belum salur bantuab sebanyak 7 desa. Kedua, bulan Agustus 2020 9 desa belum salur bantuan.

Ketiga, bulan September 2020 ada 21 desa belum salur bantuan. Keempat, bulan Oktober 2020 109 desa belum salur bantuan. Kelima, bulan November 2020 122 desa belum salur bantuan. Keenam, bulan Desember 132 desa belum salur bantuan.

“Saya perintahkan agar segera dilakukan penyaluran BLT Dana Desa bagi desa-desa yang belum salur. Masyarakat menunggu haknya sebagai penerima BLT Dana Desa. Pembayaran kepada keluarga penerima manfaat wajub untuk dituntaskan dalam minggu ini. Jika ada kendala di lapangan sampaikan kepada Camat dan Dinas PMD Kabupaten Manggarai Timur agar segera ada solusi,” tegas Bupati.

Kendati demikian, beberapa desa, Kepala Desa sangat cepat dan tepat menyalurkan bantuan. Hal ini dinilai oleh Kementrian Desa PDTT sebagai salah satu prestasi.

Di Manggarai Timur, ada 46 Kepala Desa dari 159 Kepala Desa menerima piagam penghargaan dari Menteri Desa PDTT Republik Indonesia atas respon cepat terkait kebijakan penyaluran BLT Dana Desa tahun 2020.

Piagam ini, menurut Bupati Agas harus menjadi kekuatan untuk tetap komitmen dalam keberpihakan pada kepentingan masyarakat di wilayah desa. Penghargaan ini harus menjadi pemicu untuk melanjutkan pola pikir dan pola kerja yang baik di desa.

“Tahun 2021 akan dilanjutkan dengan program BLT Dana Desa. Rencanakan secara baik dengan seluruh stakeholder serta masyarakat yang ada di desa. Demikian halnya prioritas-prioritas lain terkait penggunaan dana desa tahun 2021. Perencanaan dan pelaksanaan pembangunan desa harus mengikuti aturan yang berlaku, sehingga tidak menemui permasalahan hukum,” tutup Bupati Agas.

Rincian ke 46 Kades penerima penghargaan yaitu:
1. Kristianus Silih, Kepala Desa Compang Necak

2. Fransiskus Hada, Kepala Desa Rana Masak

3. Ahmad Jabur, Kepala Desa Compang Ndejing

4. Alexsius Berno, Kepala Desa Poco Lia

5. Aloysius Samit, Kepala Desa Pocong

6. Aloysius Daus, Kepala Desa Melo

7. Gaspar Hasan, Kepala Desa Golo Nderu

8. Geradus Sabun, Kepala Desa Compang Weluk


9. Siprianus Sabar, Kepala Desa Golo Ndari

10. Vitalis Danis, Kepala Desa Compang Deru

11. Robertus Suman, Kepala Desa Goreng Meni Utara

12. Nikolaus Ganus, Kepala Desa Golo Wontong

13. Alex Baharudin, Kpala Desa Buti

14. Flafianus L.D Endong, Kepala Desa Golo Ngawan

15. Gradus Naji, Kepala Desa Satar Nawang

16. Siprianus Wensimus, Kepala Desa Rana Mese

17. Sabinus Mil, Kepala Desa Lada Mese

18. Marsel Madur, Kepala Desa Kembang Mekar

19. Ali Wardana, Kepala Desa Nampar Sepang

20. Erhardus Harsan, Kepala Desa Wela Lada

21. Rufinus Nafir, Kepala Desa Golo Pari

22. Fransiskus Marut, Kepala Desa Wela

23. Fredrikus Maksimus Rawan, Kepala Desa Legur Lai

24. Mustaram, Kepala Desa Biting

25. Vincensius Ran Riwu, Kepala Desa Mikel

26. Paulus Darman, Kepala Desa Golo Meni

27. Bertoldus L.Min Dasulastr, Kepala Desa Mokel Morit

28. Evaristus Indrano, Kepala Desa Bea Ngencung

29. Yulianus Urut, Kepala Desa Torok Golo

30. Herman Jehadin, Kepala Desa Golo Ros

31. Yohanes B. Okalung, Kepala Desa Golo Loni

32. Robertus Kantur, Kepala Desa Rondo Woing

33. Antonius Palon, Kepala Desa Bangka Kempo

34. Siprianus J. Lahut, Kepala Desa Sita

35. Yosef Gangur, Kepala Desa Compang Teber

36. Kosmas Ajak, Kepala Desa Lidi

37. Antonius Abu, Kepala Desa Bangka Masa

38. Beribertus Jahat, Kepala Desa Arus

39. Fransiskus Yunsun, Kepala Desa Rengkam

40. Rofinus Naman, Kepala Desa Wangkar Weli

41. Falentinus Tombol, Kepala Desa Colol

42. Raimandus Sali, Kepala Desa Wejang Kawe

43. Yosep Adi, Kepala Desa Sangan Kalo

44. Bernardinus Ngganggu, Kepala Desa Sipi

45. Kristianus Naba, Kepala Desa Golo Wuas

46. Arnoldus Sero Leko, Kpala Desa Nanga Meje

Laporan : Dodi Hendra
Editor: Pepy Dain