5 Sekolah Dasar di Kota Komba dan Elar Selatan Mendapat Bantuan Rehabilitasi Tahun 2021

Informasi terkait rehabilitasi 5 sekolah di Manggarai Timur ini, diperoleh media saat meliput kunjungan Bupati Manggarai Timur (Matim), Andreas Agas, dalam peninjaun pekerjaan fisik sekolah rehabilitasi dan pembangunan ruang kelas baru (RKB) bantuan Kementrian PUPR tahun 2021, di Sekolah Dasar Inpres (SDI) Bamo, Desa Bamo, Kecamatan Kota Komba, Senin, 31 Januari 2021.

Sebagaimana dijelaskan Kabag Prokopim Manggarai Timur, Jefrin Haryanto kepada Media, bahwa pada Sabtu, 29 Januari 2022, Bupati Andreas Agas bersama dengan tim dari Kementerian PUPR telah menandatangani surat berita acara penyerahan pengelolaan sementara gedung SDI Bamo. Penyerahan dimaksud yaitu dari pihak Kementrian kepada Bupati selaku kepala daerah, berlangsung di Sentra IKM Rana Tonjong, Kelurahan Rana Loba, Borong.

“Hari ini Bapa Bupati hanya meninjau progres pembangunan fisik di SDI Bamo. Dua hari lalu, Bapa Bupati sudah menanda tangani berita acara penyerahan, pengelolaan sementara dari kementerian kepada Bupati, terang Haryanto.

Dalam kesempatan kunjungan ke SDI Bamo, Bupati Andreas Agas menjelaskan, pada tahun 2021, Direktorat Jendral (Dirjen) Cipta Karya Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah NTT, merehabilitasi dan renovasi 5 unit Sekolah Dasar di Kabupaten Manggarai Timur, “Dananya bersumber dari dana APBN tahun anggaran 2021,” sebut Bupati Andreas.

BACA JUGA:  Hari Terakhir Che Guevara: Aku Tahu Kau Datang untuk Membunuhku

“Rehabilitasi dan renovasi 5 unit Sekolah Dasar di Manggarai Timur yang tersebar di 2 wilayah kecamatan diantaranya yaitu SDI Bamo, SDI Ajang, dan SDI Mesi terletak di Kecamatan Kota Komba. Dua unit sekolah lainnya terletak di Kecamatan Elar Selatan yaitu SDI Benteng Sipi dan SDI Sopang Rajong di Kecamatan Elar Selatan,” jelas Bupati.

Adapun aset Kementerian tersebut nantinya akan diserahkan kepada Pemda Manggarai Timur dan tercatat sebagai aset hibah dari Kementrian PUPR, “Proses penyerahan aset hibah Kementerian PUPR kepada Pemda itu akan membutuhkan waktu yang cukup lama sekitar 7 sampai 8 bulan. Dalam surat berita acara yang telah ditangani, saya terima untuk pengelolaan sementara,” jelas Bupati.

Bupati Andreas Agas menjelaskan, program Kementerian PUPR tersebut sejalan dengan visi pembangunan pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, “Pembangunan di bidang pendidikan merupakan salah satu agenda prioritas pemerintah daerah yang bertujuan untuk menciptakan sumber daya manusia berkualitas,” jelas Bupati.

BACA JUGA:  Saluran Irigasi Wae Ces Empat, Yang Baru Selesai Dikerjakan Kini Sudah Rusak Kembali

Bupati lebih lanjut menjelaskan, Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas merupakan aspek penting dalam menopang kemajuan daerah. Kualitas SDM adalah aspek penting dalam menopang kemajuan suatu daerah. Dengan SDM berkualitas, masyarakat kita mampu mensejahterakan hidup mereka,” jelasnya.

Karena itu, jelas Bupati, Pemda Manggarai Timur senantiasa mengedepankan program yang tepat sasaran demi mewujudkan SDM berkualitas, baik formal maupun nonformal, termasuk ketersediaan sarana prasarana penunjang, “Pelaksanaan program-program strategis di bidang pendidikan bertujuan untuk memperluas pelayanan pendidikan dan kesempatan belajar bagi masyarakat,” jelas Bupati.

Sementara itu, Kepala SDI Bamo Bonaventura Sile dihadapan Bupati Andreas, menjelaskan total penggunaan anggaran dan jenis wujud fisik terhadap realisasi program Kementerian PUPR, “Bantuan Kementerian PUPR dengan total pagu Rp2. 200.000.000, (terbilang dua miliar dua ratus juta rupiah),” jelas kepsek SDI Bamo.

BACA JUGA:  Presiden Serahkan Bonus Apresiasi bagi Atlet Indonesia di Olimpiade Tokyo

Sementara jenis bangunan baru di sekolah itu sebanyak 6 item pekerjaan diantaranya, 1 unit Mess Guru, 1 unit gedung Rekon 2 ruangan, 1 unit toilet dengan 4 lubang water closed, 1 unit halaman upacara dengan luas 17,5/11 meter persegi, 1 unit tandon air dan instalasi air dan, tembok penahan tanah (TPT).

“Bangunan rehab terdiri dari Gedung DAK 2 ruangan, gedung PNPM 2 ruangan, gedung perpustakaan 1 unit,” jelas Bonaventura.