Agustinus Sarifin: Biarkan Masyarakat Mudah Mendapat Akses Obat Ketika Mereka Jatuh Sakit

Jakarta, SorotNTT.Com-Sosok Agustinus Sarifin, S.Fil, MH kini menjadi buah bibir dikalangan masyarakat kecil yang ada di pulau Flores dan Propinsi Nusa Tenggara Timur(NTT) Umumnya.

Aksi nyata dari pendiri yayasan Peduli Foundation ini sudah merambah sampai kepelosok pulau yang terkenal dengan keindahanya ini.

Salah satu aksi nyata tersebut, dengan munculnya beberapa Apotek yang telah dibangun dibeberapa wilayah.

Kepada SorotNTT.Com, Kamis 19 Mei 2022, pria yang biasa disapa Gusti ini menyampaikan isinya hatinya, sehingga ia tergerak untuk membangun apotek-apotek tersebut.

“Inspirasi untuk bangun apotek muncul akibat melihat kondisi di Flores, betapa sulitnya mayarakat mendapatkan akses obat ketika mereka jatuh sakit”.

Masyarakat harus ke kota untuk mendapatkan akses obat dengan jarak yang begitu jauh.

Itu berarti begitu mahalnya biaya untuk mendapatkan obat, sementara keinginan warga untuk sehat sangatlah besar.

Waktu yang dibutuhkan juga sangat lama, akibatnya banyak masyarakat yang tidak tertolong.

BACA JUGA:  Bantu Renovasi Gedung Kapela Stasi Momol, Gusti Sarifin Berikan Sumbangan

Atas dasar itu saya terinsipirasi untuk membangun apotek, tutur Pria kelahiran 1969 ini.

Lebih lanjut Gusti menyampaikan, Perencanaan itu dimulai dengan menyekolahkan adik istri saya di fakultas farmasi universitas Pancasila Jakarta.

Setelah adik istrinya menjadi Apoteker, beliau mulai mendirikan Apotek pada tahun 2017 yang lalu.

Dalam proses mengembangkan Apotek ke desa-desa Gusti menemukan kendala untuk mendapatkan tenaga Apoteker.

Setelah melakukan wawancara kepada beberapa orang tua dan bertanya mengapa anak-anak mereka tidak dikuliahkan di fakultas farmasi, ternyata ada beberapa alasan pokok.

Pertama, mereka tidak memahami kemana arahnya jika anak mereka tamat kuliah dan menjadi Apoteker. Sebab jumlah apotek sangat terbatas. Sehingga menurut mereka lapangan kerja jika anak mereka selesai kuliah dan menjadi Apoteker sangatlah sulit.

Kedua, Kemampuan ekonomi mereka sangat minim, mengingat kuliah di fakultas farmasi biayanya cukup mahal.

BACA JUGA:  Agustinus Sarifin Untuk NTT

Atas dasar beberapa point alasan di atas maka munculah ide saya untuk membangun Yayasan Peduli Foundation sejak tahun 2021, tegas pria yang pernah mengenyam pendidikan di SMP Seminari Pius XII Kisol ini.

Selanjutnya kiprah Yayasan Peduli Foundation yang dibangun Agustinus Sarifin ini, mulai bergerak memberikan beasiswa bagi anak anak orang kurang mampu di Flores untuk kuliah di bidang farmasi sejak tahun 2021.

Yayasan Peduli Foundation sendiri juga sudah melakukan kerjasama dengan lembaga pendidikan tinggi di kota Semarang (kampus STIFERA). Bahkan sudah membuat perjanjian kerjasama yang resmi.

Dan ketika anak-anak asuh yang kami biayai tamat dan menjadi Apoteker saya akan mempercayakan kepada mereka masing-masing sebuah Apotek untuk dikelola.

Jadi setelah mereka tamat kuliah, mereka tidak akan kesulitan mendapatkan lapangan kerja lagi.

BACA JUGA:  Pembangunan Kandang Babi Untuk Seluruh Daratan Flores Program Yayasan Peduli Serempak Dimulai

Pria yang menyelesaikan pendidikan strata-1(S1) di Sekolah Tinggi Filsafat St. Paulus Ledalero ini sangat yakin dengan modal pendidikan yang bagus selama mereka kuliah di Semarang dan modal pengetahuan praktek di beberapa apotek miliknya di Semarang mereka sangat mampu untuk mengelola apotek di Flores kemudian hari.