Aktivitas Galian Pasir PT. Wijaya Graha Prima di Mabar Berjalan Sesuai Izin Yang Telah di Terbitkan Sejak 2019 

Daerah

Labuan Bajo, SorotNTT.Com-Aktifitas galian Pasir milik PT. Wijaya Graha Prima yang berlokasi di Desa Golo Pongkor, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai berjalan sesuai dengan Izin yang telah diterbitkan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur(NTT).

PT. Wijaya Graha Prima (PT.WGP) Telah mengantingi izin melalui Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Timur(NTT), No:157/KEP/HK/2019 Tentang Wilayah Izin Usaha Pertambangan(WIUP) dengan luas 5 (Lima) hektar.

Pantauan Media SorotNTT.Com di lokasi Rabu 24 November 2021, terlihat aktivitas penambangan pasir tersebut berjalan normal.

Pihak PT. WGP menjalankan aktivitas penambangan tersebut didalam lokasi yang telah ditentukan oleh Dinas Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

BACA JUGA:  Tahun ini Bank TLM kembali Terpilih Untuk Yang ke-11 Kali Berturut-turut sebagai salah satu BPR Terbaik Nasional

Kepada media ini staf dari PT. WGP bernama Pius menunjukkan batas-batas wilayah penambangan yang ditunjuk oleh Dinas ESDM Provinsi NTT beberapa waktu lalu.

Disamping itu ditunjukan pula beberapa pilar yang telah ditanam di lokasi, dan penanaman pilar tersebut berdasarkan petunjuk dari Dinas ESDM pula, bukan inisiatif dari pihak perusahaan dalam hal ini pihan PT. WGP, jelas Pius.

Selanjutnya Pius Menjelaskan bahwa ukuran pilar juga harus sesuai dengan standar yang telah ditetapkan pemerintah Itu sendiri.

BACA JUGA:  Pengerjaan Saluran Irigasi di Lingko Raci Koe Resem Asal Jadi, Petani Kecewa

Terpisah Direktur PT.WGP Eric Sujono menyampaikan Sudah menjadi kewajiban pemegan izin untuk memasang pilar standart dibatas wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) yang sudah ditetapkan Dinas ESDM Provinsi NTT tersebut.

Kami dari pihak PT. WGP mematuhi segala persyaratan yang telah ditentukan oleh pemerintah, sehingga Pemprov NTT menerbitkan izin WIUP ditahun 2019 ini.

PT. WGP juga mengambil material batu dan pasir tentunya berdasarkan petunjuk yang telah diberikan oleh Dinas ESDM Provinsi Nusa Tenggara Timur(NTT), tutup Eric.