Aktivitas Kantor Dinkes Manggarai Diberhentikan Sementara

Daerah

Ruteng, sorotntt.com – Pemerintah Kabupaten Manggarai, NTT melalui Tim Satgas Covid-19 berencana memberhentikan sementara aktivitas Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) pasca pegawai dan PLT Kadisnya dinyatakan positif rapid antigen.

Ludovikus Moa melalui sambungan telepon, Selasa (12/01/2020) malam mengatakan bahwa tindakan yang diambil Satgas dalam meminimalisir penyebaran Covid-19 pasca pegawai Dinkes Manggarai positif rapid antigen adalah dengan cara memberhentikan sementara aktivitas kantor Dinkes. Sedangkan Puskesmas Timung, Puskesmas Lao dan Puskesmas Kota tetap diberikan pelayanan kesehatan tetapi dengan jumlah yang terbatas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Kita akan berhentikan sementara aktivitas kantor Dinkes Manggarai sambil melihat perkembangan kedepan. Apabila dalam perjalanan waktu ada pegawai dari kantor lain yang positif maka kita juga akan berhentikan aktivitasnya” Tutur Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Manggarai itu.

Dalam sambungan telepon tersebut Dia pun mengaku bahwa pihaknya sedang gencar melakukan pencegahan terhadap penyebaran Covid-19 dengan membangun kerja sama dengan PMI Kabupaten Manggarai untuk melakukan penyemprotan disinfektan di fasilitas umum seperti kantor dinas, kantor badan, kantor bupati dan area fasilitas publik lainnya.

“Kemarin kita sudah mulai dan itu akan dilakukan secara berkala. Kami berharap agar cara ini bisa meminimalisir terjadinya penyebaran Covid-19 di Manggarai” Ungkap Ketua PPNI Kabupaten Manggarai itu.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Manggarai, NTT semakin hari kian memprihatinkan. Peningkatan kasusnya pun melonjak drastis.

Data hari ini sebanyak 22 orang Pegawai Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Manggarai termasuk Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas (Kadis) pun dikabarkan positif rapid antigen.

Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Manggarai, Ludovikus Moa menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan rapid antigen terhadap para pelaku perjalanan yang masuk ke Manggarai sejak Natal dan Tahun Baru. Alhasil jumlah yang positif sebanyak 102 orang termasuk tambahan 4 orang dari Dinkes Manggarai sehingga berjumlah 22 orang dari yang sebelumnya 18 orang.

Selain itu, kata Ludovikus, dari 102 orang itu ada penambahan jumlah yang positif, diantaranya 1 orang Nakes dari Puskesmas Timung, 2 orang dari Puskesmas Lao dan 9 orang dari Puskesmas Kota.

Dia pun menjelaskan bahwa jika hasil rapid antigennya positif maka 102 orang itu sudah dinyatakan positif Corona atau Covid-19, apalagi kalau yang bersangkutan sudah memiliki riwayat kontak erat dengan pasien.

“Rapid antigen ini salah satu langkah tes cepat sehingga bisa sama dengan hasil swab. Karena itu orang yang hasil rapid antigennya positif berarti sudah 99,9 persen terkonfirmasi Covid-19” Jelas Juru Bicara yang juga menjabat Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Manggarai itu.

Masih per telepon, Dia pun mengaku bahwa pihaknya terus melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang kontak erat dengan 102 orang itu.

Di sisi lain, tambahnya, Satgas Covid-19 Kabupaten Manggarai terus bergerak cepat dan terus menerus melakukan giat pengendalian, pencegahan dan edukasi.