julie-sutrisno-reses-di-manggarai-timur

Anggota DPR RI Dapil NTT I Julie Sutrisno Adakan Reses Perdana di Matim

Daerah Featured Flores

Borong, SorotNTT.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Komisi IV dapil NTT I, Ibu Julie Sutrisno Laiskodat, mengadakaan reses perdana ke Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT). Rabu, (11/03/2020).

Tujuan reses Julie Sutrisno Laiskodat ke Kabupaten Matim sebagai bentuk silaturahmi dengan Pemda Matim dan seluruh warga masyarakat Matim.

Ibu Julie Sutrisno Laiskodat bersama  tenaga ahli anggota DPR RI  A- 385 Jener Alison dan Rinii, selaku sekretaris Anggota tiba di kantor Bupati Matim di Lehong sekitar pukul 09.00 Wita.

Berdasarkan Pantauan SorotNTTcom sesampainya di Kantor Bupati Matim anggota DPR RI dapil NTT  I, Ibu Julie Sutrisno Laiskodat  menunduk dan menyentuh tanah dengan menggunakan tangannya sembari memohon izin kepada leluhur Matim.

Ibu Julie bersama rombongannya pun diterima langsung oleh Wabub Matim Drs. Jaghur Stefanus dan Ketua PKK Matim Ny. Aleksandrina Anggal, anggota DPRD dari Fraksi NasDem Tarsan Talus juga Evaritus Seri Suwardi dan seluruh pimpinan OPD Matim dipelataran Kantor Bupati Matim mereka pun diterima secara adat Manggarai yaitu ‘Kepok Sundung’  dan pengalungan selendang oleh Pemda Matim. ‘Kepok Sundung’ sebagai tanda bahwa Ibu Julie tiba ditempat tujuan dengan selamat.

Usai ‘Kepok Sundung’ ibu Julie  bersama rombongannya langsung diarahkan ke ruang rapat lantai dua kantor Bupati Matim untuk dilanjutkan dengan acara tatap muka bersama Pemda Manggarai Timur.

Wakil Bupati Matim Drs. Jaghur Stefanus dalam sambutannya menuturkan, saya atas nama pemerintah Kabupaten Manggarai Timur bersama masyarakat Matim menyampaikan profisiat kepada Ibu Julie yang sudah dilantik menjadi anggota DPR RI pada beberapa bulan yang lalu.

“Pada hari ini juga kami sampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran Ibu, di Kabupaten Manggarai Timur untuk adakan reses perdana. Untuk itu kepada seluruh pimpinan OPD pada hari ini adalah hari yang baik untuk kita sampaikan beberapa aspirasi kita kepada ibu Julie untuk nanti beliau bawa ke Senayan,” ungkap Wabub Matim di depan Julie Sutrisno Laiskodat.

Sementara itu, di kesempatan yang sama Ibu Julie Sutrisno Laiskodat menyampaikan, saat ini tongkat pusat  DPR RI dari Fraksi NasDem dapil NTT I sudah saya ambil, tujuannya adalah supaya semua jaringan – jaringan yang ada  disana saya ambil dan bawa  ke NTT.

Dikatakannya, menjadi anggota DPR RI menggantikan Jhoni G. Plate merupakan pengabdian besar bagi masyarakat NTT. Karena itu, lanjutnya, Provinsi NTT akan menjadi perhatian serius dalam pembangunan lima tahun ke depan.

“Pengabdian saya tentu punya tujuan besar dimana untuk kemajuan pembangunan NTT. Saya bersama  Gubernur NTT Viktor Bungktilu Laiskodat   kembali ke NTT tentu tujuan besarnya adalah  untuk mau melayani masyarakat NTT dari berbagai sektor yang harus di bangun,” tutur Julie Laiskodat yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua PKK Provinsi NTT.

Julie Laiskodat menuturkan, dirinya siap berkomitmen untuk membangkitkan NTT ke arah yang lebih baik dan sejahtera. Supaya, lanjutnya, NTT bisa keluar dari masalah kemiskinan.

Dijelaskannya, NTT sangat kaya atas potensi alamnya khususnya  di Manggarai. Keberadaan saya di komisi IV yang membidangi Pertanian, Kehutanan, Perikanan dan kelautan, dan Pangan tentu  itu  semua berdasarkan tingkat kebutuhan dasar masyarakat NTT. Saat ini kita sedang membuka gerbang dunia di Labuan Bajo.

“Sebagai daerah sasaran seperti  Kabupaten Manggarai dan  Kabupaten Manggarai Timur  kita akan siapkan kebutuhan-kebutuhan yang merupakan skala prioritas menyambut kedatangan tamu-tamu dunia  ke depan”, tuturnya

Diakhiri sambutannya Julie Sutrisno Laiskodat menyampaikan filosofi yang dia pegang dalam membangun NTT dimana filosofi sapu lidi. Kata dia, untuk membangun NTT tidak bisa menggunakan satu batang sapu lidi saja. Sapu lidi disini adalah harus segenggam berarti membangun NTT harus kita keroyok bersama, supaya NTT keluar dari zona kemiskinan, dan NTT bisa berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah. Kalau masyarakatnya tidak bangkit dan masih tetap tidur maka NTT akan terus seperti ini dan tidak akan bisa bangkit.

Usai memberikan sambutannya Julie Sutrisno Laiskodat langsung menerima cindra mata dari Wabub Matim Drs. Jaghur Stefanus dan wakil ketua PKK Matim Ny. Aleksandrina Anggal berupa kopi bubuk khas daerah Manggarai Timur.

Tim.