Anggota TNI Kodim 1624/Flotim Antusias Bantu Penanganan Warga Terdampak Erupsi Gunung Ile Lewotolok di Lokasi Pengungsian

Daerah

Lembata, SorotNTT.Com-Aparat TNI Kodim 1624/Flotim bersama aparat Polri, dan Relawan memberikan bantuan kepada Pemerintah daerah Kabupaten Lembata melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam penanganan pengungsi yang tersebar di enam titik pengungsian di Kabupaten Lembata hingga hari ini, Senin (30/11/2020).

Komandan Kodim (Dandim) 1624/Flotim Letkol Czi Imanda Setyawan saat dihubungi awak media melalui telepon selukernya, Senin 30 November 2020 berkaitan dengan keterlibatan TNI Kodim 1624/Flotim serta perkembangan bencana gunung berapi Ile Lewotolok mengatakan, ribuan pengungsi itu berasal dari 17 Desa di Kecamatan Ile Ape dan 9 Desa di Kecamatan Ile Ape Timur.

Terkait dengan penanganan pengunsi melalui bantuan personel Babinsa sudah turun ke lokasi pengungsian sejak hari Minggu (29/11/2020) dan hingga saat ini mereka terus bekerja untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

“Ya benar, ada enam titik yang menjadi lokasi pengungsian, yakni tersebar di Kantor Bupati Lama, Aula Ankara, Kel. Lewoleba Tengah, Tapolangu, Desa Baopana dan Kantor Badan Kepegawaian Daerah. Para Babinsa pun terus bekerja membantu BPBD setempat”, jelas Dandim.

Disampaikan Dandim, berdasarkan laporan sementara dari anggotanya yang terus bekerja dilapangan sesuai protap penanganan bagi para pengungsian Gunung Ile Lewotolok, serta tetap menerapkan protokol kesehatan bagi para pengunsi untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19 klaster pengungsian.

Terkait apakah adanya korban jiwa dalam bencana itu, Letkol Czi Imanda menyatakan, hingga saat ini belum ada laporan adanya korban jiwa dalam bencana ini. Semua pengungsi diupayakan terutama para orang tua lanjut usia dan anak-anak kecil, dan hal ini telah saya perintahkan secara tegas kepada para Babinsa agar utamakan mereka yang lansia dan anak-anak.

“Selain bantuan dari kami TNI Kodim 1624/Flotim, kita bersyukur karena ada bantuan dari Polri dan masyarakat relawan juga sangat baik dan luar biasa, sehingga proses evakuasi dapat berjalan lancar tanpa menemui kendala dan hambatan,” tambahnya.

Ditambahkan Dandim, bahwa kita dalam Forkopimda Lembata sudah melaksanakan koordinasi dengan semua stakeholder sehingga dalam penanganan ini cepat dengan sigap menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing. Sebagai Dandim juga selalu mengedepankan kerjasama sebagai tim adalah kunci dalam pelaksanaan tugas apapun, tutupnya.

(Jef/tim)