Aparat Penegak Hukum Diminta Tertibkan Penggilingan Batu Di Desa Satar Punda Diduga Tidak Memiliki Izin

Daerah

Borong, SorotNTT.Com-Aparat penegak hukum diminta tertibkan Penggilingan batu atau stone crusher yang terletak di pintu masuk menuju Desa Satar Punda, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, dan diduga tidak memiliki izin usaha.

Hal ini disampaikan oleh ST, warga Desa Satar Punda yang kebetulan melintasi jalur ini beberapa waktu lalu.

Tempat penggilingan batu ini sangat mengganggu kehidupan warga lain, karna letaknya dekat dengan pemukiman penduduk, serta mengakibatkan adanya pengikisan kali karena pengambilan batu untuk material dari penggilingsn tersebut.

Yang paling fatal, lokasi pengambilan batu itu dekat jembatan, kalau kali ini terus terjadi pengikisan maka cepat atau lambat nanti jembatan itu akan roboh, ini sangat mengancam kepentingan umum, tegas ST.

Tempat ini beroperasi tepatnya di pertigaan, pintu masuk menuju Desa Satar Punda dari arah Reok, wilayah ini adalah perbatasan dengan Desa Satar Punda Barat.

Hasil penelusuran media ini serta dari berbagai informasi yang berhasil dihimpun bahwa tempat penggilingan batu ini adalah milik salah satu kontraktor berinisial DN, asal Ruteng, Kabupaten Manggarai.

Diketahui pula bahwa tempat usaha penggilingan batu ini sudah beroperasi satu tahun yang lalu.

Media ini mencoba mengkonfirmasi keberadaan tempat penggilingan batu ini kepada Kacab ESDM Manggarai Raya, Ferdy Hasan, yang bersangkutan menyampaikan bahwa mereka tidak mengetahui tempat ini dan akan ditelusuri keberadaanya.

Juga menyampaikan ucapakan trimakasi atas informasi yang diberikan oleh media ini, dan berjanji untuk melakukan pengecekan kelapangan.

Sampai berita ini ditulis DN yang diduga sebagai pemilik tempat usaha ini belum bersedia bemberi klarifikasi ,walaupun media ini mencoba mengkonfirmasinya lewat pesan WhatsApp.

(Marselin/Robertus Nangkar)