Stef Jaghur Wakil Bupati Manggarai Timur

ASN dan Bawaslu Dilarang Kampanye Calon Tertentu

Daerah Flores

BORONG, SorotNTT.com – Wakil Bupati Kabupaten Manggarai Timur, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Stef Jaghur, membuka kegiatan sosialisasi pengawasan tahapan Pemilu 2019 kepada stakeholder tingkat Kabupaten Manggarai Timur, di Hotel Gloria, Toka, Desa Nanga Labang, Kecamatan Borong, Selasa (9/4/2019). 

Dalam sambutannya, Stef Jaghur mengingatkan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) serta panitia penyelenggara pengawas pemilu mulai dari tingkat kabupaten hingga tingkat desa untuk netral dalam pemilihan umum (Pemilu) tanggal 17 April mendatang.

“Saya mengharapkan masyarakat bisa memilih berdasarkan hati nurani pada Pemilu mendatang ini,” ujarnya.

Jaghur juga mengimbau ASN dan panitia pengawas yang ada di Kabupaten Manggarai Timur tidak boleh terlibat dalam mengampanyekan calon-calon tertentu di tengah masyarakat.

“Para ASN dan anggota panitia pengawas, lebih khusus di Kabupaten Manggarai Timur harus bekerja sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku!” tegas Jaghur.

Jaghur menambahkan, di era reformasi sekarang ini, kita semua diminta untuk menegakkan netralitas.

“Para ASN, para birokrasi, serta panitia penyelenggara Pemilu untuk tegakkan netralitasnya dalam pemilihan umum,”  imbuhnya.

Usai sambutannya, Wabub Matim, Stef Jaghur langsung membuka kegiatan sosialisasi itu secara resmi.

Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Manggarai Timur, Zakarias Gara, dalam sambutannya mengingatkan kepada seluruh stakeholder baik tokoh masyarakat, tokoh agama, orang muda Katolik, serta remaja masjid di Manggarai Timur untuk turut ambil bagian dalam mengawasi Pemilu.

“Masyarakat harus berani menolak politik uang pada pemilu 2019 ini!” tegas Zakarias.

Menurut Zakarias, masyarakat dan Bawaslu sama-sama mengawasi dugaan politik uang saat masa tenang nanti. Menolak politik uang demi demokrasi Indonesia yang bermartabat.

“Jika warga menerima uang, itu sama halnya mau melukai demokrasi di Indonesia,” imbuhnya.

Zakarias berharap semoga pesta demokrasi yang diselenggarakan lima tahunan ini tidak menimbulkan permusuhan di antara masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, utusan/perwakilan Mapolres Manggarai, anggota partai politik, Kesbangpol Kabupaten Manggarai Timur, Dinas Perhubungan Kabupaten Manggarai Timur, Dinas Kominfo Kabupaten Manggarai Timur, Kapolsek Borong, Danramil Borong, Dandim Manggarai, tokoh agama, tokoh masyarakat, orang muda Katolik, remaja masjid, dan para anggota pramuka.

Laporan: Lalong Ferdinandus