Bangun Keharmonisan Dengan Pemuda Desa Argotirto, BEM Unisma Malang Langsungkan Roan Desa

Daerah

Malang, SorotNTT.Com-Kegiatan roan desa yang menjadi salah satu bagian dari acara Eksekutif Muda Unisma Membangun Desa dilaksanakan dengan kolaboratif antara BEM Unisma Malang dan Pemuda Desa Argotirto.

Dimulai sejak pukul 08.00 WIB, peminjaman alat-alat untuk roan kepada warga sekitar.

Perwakilan pemuda desa Dodik menyampaikan Roan Desa dilakukan agar lebih harmonis.

“Jadi, untuk meningkatkan keharmonisan antara warga dan mahasiswa alangkah lebih baiknya agar kita langsung terjun sendiri ke rumah masyarakat untuk meminjam apa-apa yang diperlukan.

Ya agar teman teman bisa akrab dengan masyarakat sekaligus sebagai pembelajaran hidup bermasyarakat” pangkas Dodik panggilan akrabnya.

Beberapa kegiatan diantaranya pemangkasan rumput-rumput liar, perbaikan selokan dan pemungutan sampah-sampah plastik.

Pemangkasan rumput-rumput liar dilakukan sepanjang jalan, mulai dari jembatan sebelah rumah yang ditempati hingga ke ujung TPQ tempat peletakan pojok literasi.

Perbaikan saluran selokan yang tidak mengalir dan tertutup oleh rumput-rumput panjang dilakukan dengan menggunakan cangkul.

Ketua pelaksana kegiatan Eksekutif Muda Membangun Desa mengatakan roan ini bertujuan untuk memperindah dusun Wonorejo, sekaligus memperlancar selokan.

“Kami melakukan perbaikan selokan dengan menggunakan cangkul. Selain itu, kami juga menggunakan tangan untuk menarik rumput-rumput yang tumbuh agar selokan mengalir dengan lancar tanpa adanya genangan yang menjadi sarang nyamuk,” Ungkap Abdul Aziz Dawam.

Pemungutan sampah plastik dilakukan di sepanjang sekitar jalan tempat berlalu lalang masyarakat.

Selain itu, kawan-kawan BEM Unisma Malang dan pemuda desa juga membersihkan sampah plastik yang telah tertimbun tanah dengan memperhatikan setiap petunjuk bungkus plastik yang masih terlihat di permukaan.

“Ternyata pada saat perbaikan saluran air itu ditemukan beberapa sampah plastik atau dapat dikatakan lumayanlah, seperti bungkusan jajan dan kantong palstik dan itu ada didalam tanah yang kemudian dapat kami temukan saat sedang memperbaiki dataran saluran air/parit” tambah Ali sapaan akrab ketua panitia.

Acara ini menggunakan cara gotong royong antara pemuda desa dengan BEM Unisma Malang yang dibagi menjadi tiga kelompok yaitu kelompok pertama yang bertugas di bagian ujung kanan.

Kelompok kedua bertugas di bagian tengah, dan kelompok ketiga di bagian ujung kiri.

Selama acara berlangsung masyarakat yang berlalu lalang tidak lupa saling memberi sapa dan senyum, acara ini pun berakhir pada saat adzan dhuhur.

Masyarakat mengapresiasi acara yang dilakukan oleh BEM Unisma Malang dan Pemuda desa.

“Seneng mas, bagus, kalo bisa kegiatan seperti ini yang lama saja mas,” ucap salah satu masyarakat sembari tersenyum.