Bantuan BPBD Matim kepada korban kebakaran di Matim

Bantuan BPBD Terhadap Korban Kebakaran Rumah di Matim

Daerah Flores

BORONG, SorotNTT.com – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menanggapi korban terhadap keluarga korban bencana kebakaran satu unit rumah di Kampung Lempe, Kelurahan Watu Nggene, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan ini diserahkan langsung Kadis BPBD, Matim, kepada keluarga Korban.

Kepala BPBD Matim, Anton Dergong dikonfirmasi SorotNTT.com pada Selasa (14/5/2019) malam mengatakan, penyerahan ini merupakan bantuan kemanusiaan kepada keluarga yang mengalami musibah bencana rumah terbakar belum lama ini.

“Penyerahan bantuan ini berupa beras, mie instan, pakaian orang dewasa/anak dan terpal 1 lembar”, ujar Anton.

Dia menambahkan, penyerahan bantuan darurat logistik kepada korban bencana kebakaran rumah atas nama Fransiskus Janggur di Lempe, Kelurahan Watu Nggene diserahkan oleh Kepala Pelaksana BPBD Matim didampingi staf baik dari kabupaten maupun petugas lapangan BPBD yang disaksikan langsung oleh Sekretaris Lurah Watu Nggene dan beberapa tetangga sekitar.

Untuk diketahui, sebelumnya media ini memberitakan Gereja Katolik Santo Arnoldus-Josef Waelengga, di Kabupaten Matim, Flores, NTT memberikan bantuan kepada korban kebakaran rumah.

Peristiwa kebakaran rumah itu terjadi pada Jumat (10/5/2019) sekitar pukul 13.30 di Kampung Lempe, Kelurahan Watunggene, Kecamatan Kota Komba, Matim. Satu unit rumah ludes terbakar dalam peristiwa naas tersebut.

Saat kebakaran terjadi, pemilik rumah, Fransiskus Janggu tengah berjualan di Pasar Aimere. Sedangkan sang istri, Roliana R. Anggela sedang mengikuti pertemuan kelompok arisan yang ada di seputaran Waelengga dan putri mereka, Maria K. S Lo’o sedang berada di sekolah. Warga sekitar sempat berusaha memadamkan api, namun karena keterbatasan peralatan, api pun tak mampu dipadamkan.

Menyikapi kejadian kebakaran rumah tersebut, Pastor Paroki Waelengga, Lian Angkur, didampingi Ketua DPP Paroki, Lukas Sumba, anggota Babinsa Kodim 1612 Manggarai, dan seksi caritas paroki, serta beberapa umat paroki mendatangi rumah korban pada Sabtu (11/05/2019).

Laporan: Lalong Ferdinandus