Bantuan Untuk Korban Kebakaran Rumah di Matim Terus Mengalir

Bantuan Untuk Korban Kebakaran Rumah Terus Mengalir

Daerah Flores

BORONG, SorotNTT.com – Bantuan korban kebakaran rumah di Kelurahan Watu Nggene, Kecamatan Kota Komba, Manggarai Timur terus mengalir dari berbagai pihak.

Kali ini, bantuan datang dari Tim Caritas Keuskupan Ruteng, Heronimus Gesing, Dedimus Budiman dan Afredus yang didampingi Pastor Paroki Santo Arnoldus-Josef Waelengga, Romo Lian Angkur, Pr, Seksi Caritas Paroki, OMK Paroki dan Pengurus Karang Taruna Kabupaten Manggarai Timur menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban kebakaran rumah, Frans Janggur, di Kampung Lempe, Kelurahan Watunggene, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur pada Selasa (14/5/2019). 

Dimana, Tim Caritas tersebut berjumpa dengan keluarga korban di rumah tetangga yang menampung untuk sementara waktu.

Untuk diketahui, bantuan kemanusiaan Caritas Keuskupan Ruteng berupa beras 50 kg, kasur, selimut, bantal, tikar, sabun mandi, ember, gayung air, periuk, sendok sayur, cerek, termos air, tong air, dan tas sekolah.

Dalam kesempatan yang sama, Paroki Santo Arnoldus Josef Waelengga menyalurkan beras 50 kg dan uang.

Sebelumnya, Pastor Paroki Waelengga Lian Angkur, didampingi Ketua DPP Paroki Lukas Sumba, anggota Babinsa Kodim 1612 Manggarai, dan seksi caritas paroki, serta beberapa umat di paroki, mendatangi rumah korban guna menyalurkan bantuan kemanusiaan pada Sabtu (11/05/2019).

Sementara itu, Kepala Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kabupaten Manggarai Timur (Matim) pun turut menyalurkan bantuan kepada keluarga korban. Bantuan ini berupa beras, mie instan, pakaian orang dewasa/anak dan terpal 1 lembar.

Data yang dihimpun media ini, peristiwa naas tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 di Kampung Lempe, Kelurahan Watu Nggene, Kecamatan Kota Komba pada Jumat (10/5/2019).

Dalam peristiwa naas itu, pemilik rumah, Fransiskus Janggu tengah berjualan di Pasar Aimere. Sedangkan sang istri, Roliana R. Anggela sedang mengikuti pertemuan kelompok arisan yang ada di seputaran Waelengga dan putri mereka, Maria K.S Lo’o sedang berada di sekolah.

Warga sempat berupaya memadamkan api. Namun karena keterbatasan peralatan, api pun tak mampu dipadamkan. Akibatnya satu unit rumah milik Fransiskus Janggu ludes terbakar.

Laporan: Lalong Ferdinandus