Bapa Uskup Siprianus Bagi Sembako di Panti Difabel Bina Ongko

DaerahFloresKesehatan

Sekaligus Kunjungan Rumah AMAN

Minggu, 06/07/2020. Bapa Uskup Siprianus Hormat bersama Posko “Omnia in Caritate” membagi sembako untuk kelompok difabel di Panti Bina Ongko Labuan Bajo, Manggarai Barat Flores NTT.

Pembagian dilakukan setelah ibadat misa hari minggu di Kapela Panti. Paket Sembako yang diberikan berupa beras, mie instan, minyak goreng, gula, dan vitamin.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Bapa Uskup Siprianus didampingi oleh Sekjen, RD.Manfred Habur, Vikep Labuan Bajo, RD. Rikard Manggu, ketua Posko “Omnia in Caritate”, RD. Max Regus sebagai ketua, RD. Yuvens Rugi sebagai Wakil Ketua sekaligus Direktur Komisi Karitas Keuskupan Ruteng, sejumlah pejabat keuskupan, sejumlah pejabat kevikepan Labuan Bajo, beberapa imam kevikepan Labuan Bajo, koordinator Posko Kevikepan Labuan Bajo, Rm Silvi Mongko, Rm Alo Gambur, para biarawati dari beberapa kongregasi di wilayah Labuan Bajo.

Turut hadir dari Posko “Omnia in Caritate” relawan sekaligus kader awam Katolik Marsel R. Payong dan Marianus Mantovanny Tapung sebagai relawan, dan sejumlah relawan lainnya.

Bantuan sembako ini diterima langsung oleh beberapa penyandang difabel, didampingi oleh Provinsial SSpS Flores Barat, Sr. Maria Yohana dan Sr. Angela, serta anggota komunitas lainnya.

Bapa Uskup Siprianus mengungkapkan rasa bahagia bisa datang ke komunitas Panti Bina Ongko pada masa pandemi.

“Saya bersyukur bisa kembali ke tempat ini. Panti ini sudah menjadi rumah kedua saya. Kali ini saya hadir sebagai uskup Ruteng. Sebagai uskup saya tentu merasakan kecemasan umat saat masa pandemi ini, terutama kelompok-kelompok rentan.

Saya bersama Posko “Omnia in Caritate” memiliki perhatian khusus kepada kaum difabel pada masa pandemi ini. Bantuan sosial ini merupakan bagian dari tanggung jawab pastoral saya sebagai seorang gembala.

Jangan melihat bantuan ini dari kecilnya, tetapi lihat hati kami yang tulus memperhatikan kelompok-kelompok rentan selama masa pandemi ini,” jelas Bapa Uskup saat sambutannya.

Sr. Angela mengungkapkan kegembiraan sekaligus rasa terharunya ketika menerima bantuan sembako ini. Mewakili komunitas panti, Sr. Maria mengucapkan terima kasih berlimpah dengan kepedulian dan kehadiran Bapa Uskup berserta posko “Omnia in Caritate” Komisi Karitas Keuskupan Ruteng.

Bantuan sosial dalam bentuk sembako ini sudah sangat membantu keseharian hidup panti pada masa pandemi Covid-19 ini. “Meskipun sudah ada kebijakan new normal, tetapi dampak pandemi terhadap kehidupan kami di sini masih terasa.

Sekali lagi terima kasih banyak Bapa Uskup dan Posko “Omnia in Caritate”. Kami merasakan Gereja Katolik keuskupan Ruteng sungguh telah hadir dalam masa sulit seperti ini, terutama kelompok khusus di sini.

Sebelum jadi uskup, Uskup Sipri sudah banyak membantu panti ini dengan menghubungkan kami dengan para donatur. Kami doakan bapa Uskup dan para imam tetap sehat senantiasa,” tambah Sr. Maria Yohana.

Dalam pengantar sebelum memberikan bantuan RD. Max Regus memberikan gambaran singkat tentang lahirnya Posko “Omnia in Caritate”. Nama posko ini diambil dari motto bapa Uskup Siprianus yang ditahbiskan pada tanggal 19 Maret 2020, dan dibentuk satu hari setelah tahbisan Mgr. Siprianus Hormat di Gereja Katedral Ruteng.

Sesuai dengan semangat mottonya, yakni ‘lakukan semuanya dalam kasih’, Posko bergerak untuk kemanusiaan selama pandemi Covid-19, terutama kepada kelompok rentan seperti para jompo, janda, duda yang berkekurangan, orang dalam gangguan jiwa, kaum orang dengan HIV/AIDS, dan kaum difabel.

Kelompok-kelompok ini menjadi fokus perhatian kegiatan pemberian bantuan sosial dari posko ini.

“Hari ini Posko “Omnia in Caritate” hadir khusus untuk komunitas Panti Bina Ongko. Semoga perjumpaan dan bantuan sosial ini semakin menumbuhkan benih kasih Kristus dalam diri kita semua.

Sebab, kasih Kristuslah yang memampukan kita untuk bisa melakukan segala sesuatu, termasuk kegiatan bantuan sosial ini. Dan kasih Kristus ini sungguh menyata dalam diri semua orang tanpa terkecuali.

Kami berterima kasih untuk perjumpaan kasih ini. Salam kasih dari yang Mulia Bapa Uskup Siprianus kepada komunitas Panti ini,” tambah RD. Max dalam pengantarnya.

Posko Didukung oleh Para Pihak
Pergerakan Posko “Omnia in Caritate” selama masa Pandemi Covid-19 dan saat memasuki kebijakan new normal, didukung oleh sejumlah lembaga dan perorangan.

Lembaga yang secara intens mendukung kegiatan posko sejak awal didirikannya, antara lain: Yayasan St. Paulus Ruteng (Yaspar), Karitas Indonesia (KARINA), Badan Amal Kasih Katolik (BAKKAT) Keuskupan Agung Jakarta, Persekutuan Usahawan Katolik (PUKAT) Jakarta, STIPAS St. Sirilus Ruteng, Yayasan SUKMA Ruteng, Kamunitas Biara SVD Ruteng, Komunitas SMA St. Fransiskus Ruteng, dan organisasi kader awam Katolik Vox Populi Institute (Vox Point) Manggarai.

Selain lembaga, terdapat juga orang-perorangan yang turut mendukung pergerakan Posko “Omnia in Caritate” selama ini.

RD. Yuvens Rugi, sebagai wakil ketua Posko sekaligus Direktur Karitas Keuskupan Ruteng menyampaikan ungkapan terima kasihnya untuk lembaga dan perorangan yang sudah mendukung kegiatan Posko “Omnia in Caritate” selama ini.

“Berangkat dari tanggung jawab akan kemanusiaan, tugas Posko “Omnia in Caritate” hanyalah menyalurkan ‘kasih’ saudara-saudara yang memiliki keprihatinan kepada sesama yang berkekurangan dan terdampak wabah Corona ini.

Kami tak henti-hentinya mengucapkan terima kasih kepada para pihak ini, baik lembaga maupun perorangan, yang dengan caranya masing-masing mendukung kegiatan posko ini. Semoga umat yang membutuhkannya dapat merasakan kasih Kristus melalui bantuan yang saudara-saudara berikan lewat kami,” imbuh RD. Yuvens Rugi.

Karitas Dukung Tugas Bapa Uskup
RD. Yuvens Rugi menegaskan bahwa tanggung jawab kemanusiaan bukan saja hanya pada masa pandemi Covid-19 ini. Tanggung jawab kemanusiaan tetap ada, selama masalah kemanusiaan belum ditangani secara baik.

“Uskup Siprianus Hormat sangat konsern dengan masalah kemanusiaan dan lingkungan hidup. Kami di Karitas Keuskupan Ruteng akan mendukung beliau dalam menangani dua masalah penting yang ada di keuskupan Ruteng ini,” tambah RD. Yuvens Rugi.

Kunjungi Rumah AMAN


Setelah dari Panti Bina Ongko, Bapa Uskup Siprianus mengunjungi komunitas Rumah AMAN yang bertempat di Komunitas SSpS/JPIC Flores Barat, Labuan Bajo.

Rumah AMAN merupakan tempat singgah (shelter) untuk korban human trafficking, KDRT, dan korban-korban kemanusiaan lain.

Kunjungi ini disertai dengan pemberian bantuan sosial berupa beras, telur, gula pasir, minyak goreng, sabun cuci-mandi, vitamin, dll.

Bantuan ini diterima langsung oleh pimpinan komunitas Suster Yosefin dan akan disalurkan ke anggota komunitas AMAN.

Kunjungan dan bantuan sosial untuk komunitas difabel, Panti Asuhan dan Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ), dan Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) merupakan yang kesekian kalinya.

Pada Mei, Juni dan awal Juli 2020, bersama Bapa Uskup Siprianus, posko mengunjungi sekaligus memberi bantuan sosial kepada kaum difabel di St. Damian Cancar, kelompok difabel di Paroki Langke Majok, Panti Asuhan Wae Peca, ODGJ dan ODHA di wilayah kevikepan Borong. (Mantovanny Tapung/Tim “Omnia in Caritate”)