pelatihan kampanye pemilu bersih

Bawaslu Ingatkan Caleg Perempuan

Daerah Timor

Pelatihan kampanye mengenai pemilu bersih serta teknik mendapatkan suara tanpa uang bagi calon legislatif di Provinsi NTT berlangsung di Hotel Ima Kupang Kamis, (21/02/2019). Kegiatan ini digelar oleh Bengkel APPeK yang dihadiri oleh 58 peserta caleg dan juga dihadiri oleh beberapa partai politik.

Imelda Daly selaku Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mengingatkan kepada calon legislatif (caleg) agar bersih dalam melaksanakan kampanye. Hal ini juga berlaku pada calon inkamben ketika mereka melaksanakan reses. Ia juga memastikan akan menindak pihak yang melakukan politik uang, baik penerima atau pemberi dipemilu 2019 nanti.

“Sebenarnya kita sampaikan larangan kampanye politik uang. Ada dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 pasal 280 ayat 1 huruf j; larangan untuk menjanjikan atau membagi uang atau materi lainya kepada peserta pemilih, jadi itu larangannya,” ucap dia.

peserta pelaihan kampanye pemilu bersih

Selanjutnya Imeda juga menyampaikan bahwa diakui atau tidak, politik uang akan menjadi momok yang menakutkan bagi proses demokrasi di Indonesia.

“Dalam politik uang diakui atau tidak merupakan momok yang sangat menakutkan bagi proses demokrasi di Indonesia,” tutur dia.

Ia juga menerangkan, berdasarkan hasil indeks kerawanan Pemilu 2019 yang dirilis Bawaslu RI, potensi kerawanan politik uang dengan tingkat rawan tinggi ada di 176 kabupaten/kota (34,2%) dan rawan sedang ada di 338 kabupaten/kota (65,8%). Untuk NTT secara umum pada tingkat kerawanan.

Selain itu, Maria Yulita Sarina selaku Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kabupaten Kupang menyampaikan bahwa kehadiran mereka bertujuan untuk memberitahukan   kepada 58 caleg perempuan yang hadir, agar tidak terjebak dalam kampanye politik uang, serta mampu menghindarinya.

Penulis: Hendrikus Aditono