Berawal Dari Peserta, Sekarang Jadi Trainer Budidaya Hidroponik

Daerah

Labuan Bajo,Sorotntt.com – Kelompok Saung Minak Hidroponik Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat lakukan pelatihan dan pendampingan budidaya hidroponik kepada 17 siswa-siswi SMKN 1 Welak, Kecamatan Welak Kabupaten Manggarai Barat pada Selasa,20/7/2021.

Pelatihan tersebut berlangsung disamping Kantor Desa Golo Bilas dan di dampingi para pelatih dari Kelompok Saung Minak Desa Golo Bilas dengan ketua kelompok Irwan Muliyadi. Irwan mengaku bangga mendampingi siswa-siswi SMKN 1 Welak tersebut.

“Dulu kami hadir hanya sebagai peserta yang mengikuti pelatihan pendampingan hidroponik dari BPOLBF dan sekarang kami dapat mengimplementasikan ilmu tersebut kepada masyarakat luas terlebih kepada siswa-siswi ini. Kami sangat antusias memberikan pelatihan ini dan berharap setiap ilmu yang kami berikan dapat diterapkan ke masyarakat lebih luas oleh siswa-siswi tersebut sehingga bisa membudidayakan tanaman hidroponik dengan baik,” ungkap Irwan.

Pada kesempatan tersebut, Irwan juga menyampaikan manfaat hasil yang didapat dari pembudidayaan tanaman tersebut yakni keuntungan dari penjualan sayur mencapai 1,2 juta rupiah, namun hal yang lebih penting adalah bagaimana anggota kelompok bisa mendapatkan ilmu ini secara gratis dan sekarang kami bisa mengajarkannya ke orang lain.

“Keuntungan lainnya adalah bagaimana ilmu tersebut nantinya kami bisa dikembangkan lagi ke skala lebih besar sehingga Desa Golo Bilas dikenal masyarakat karena tanaman hidroponiknya,” jelasnya.

Ia juga berharap agar setiap peserta sebaiknya memiliki lahan hidroponik disetiap rumah mereka masing-masing sehingga tanaman sayur yang dihasilkan bisa didistribusikan ke hotel-hotel.

Tanaman hidroponik tentu saja memberikan manfaat yang signifikan terutama manfaat ekonomi bagi masyarakat. Anggota kelompok Saung Minak memahami dengan baik hidroponik tersebut sehingga proses pendampingan yang dilakukan BPOLBF selama ini dimanfaatkan dengan sangat baik.

Direktur Utama BPOLBF, Shana Fatina pun sangat berharap agar kelompok Saung Minak tidak hanya fokus budidaya hidroponik saja akan tetapi bagaimana memanfaatkan pekarangan dilokasi tersebut semaksimal mungkin agar diolah secara baik sehingga menarik bagi pengunjung agar nantinya bisa digunakan sebagai rumah edukasi untuk masyarakat yang memiliki minat pada tanaman hidroponik dan bisa diaplikasikan di rumah masing-masing.

“Harapannya, selain sebagai tempat budidaya hidroponik, keberadaan karang taruna dan ‘green house’ ini menjadi rumah edukasi bagi siapapun yang tertarik mempelajari tentang budidaya hidroponik,” ungkap Shana.

Dalam kesempatan ini, BPOLBF memberikan bantuan keuangan untuk pengadaan media pembelajaran bagi siswa yang diserahkan secara simbolis kepada ketua kelompok Saung Minak. Harapannya kepada seluruh peserta agar tetap fokus dan selalu bersemangat untuk membudidayakan tanaman hidroponik. Bantuan tersebut merupakan motivasi untuk kelancaran proses belajar bagi siswa-siswi yang ikut pelatihan.

Sementara itu para siswa yang hadir begitu antusias mengikuti pelatihan tersebut. Ketua kelompok dari siswa-siswi yang diwakili Yosep Yernes Jemali mengaku senang karena telah mengikuti pelatihan pembudidayaan hidroponik di kelompok Saung Minak Desa Golo Bilas tersebut secara gratis.

“Ilmu yang didapat dari mentor anggota kelompok Saung Minak begitu berharga dan sebagai siswa jurusan pertanian kami sangat antusias. Semoga apa yang didapatkan dari pelatihan ini, kami dapat terapkan ke masyarakat,” terang Jemali.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Golo Bilas, Paulus Nurung. Dirinya pun mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Kelompok Karang Taruna Tunas Muda Desa Golo Bilas yang dianggapnya mampu menjadi berkat bagi masyarakat karena pendampingan pihak BPOLBF.

“Pemerintah Desa begitu antusias atas pendampingan pihak BPOLBF selama ini sehingga anak-anak muda desa yang tergabung dalam kelompok Saung Minak hidroponik ini bisa menjadi mentor dan membawa berkah bagi orang lain. Berharap usaha tersebut terus dikembangkan sehingga