Boni Hasudungan - Sekda Matim

Boni Imbau OPD Matim Lakukan Identifikasi dan Analisis Risiko

Daerah Flores

BORONG, SorotNTT.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Boni Hasudungan mengimbau kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan identifikasi dan analisis risiko.

Hal tersebut disampaikan Boni saat memberikan arahan pada acara entry meeting (pertemuan awal) kegiatan penilaian risiko di Aula Sekda Matim di Lehong, Senin (08/04/2019).

“Kegiatan penilaian risiko merupakan amanat dari PP Nomor 60 tahun 2008, tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP),” kata Boni.

Boni menjelaskan, ada lima unsur SPIP sesuai aturan itu yakni, lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi, pemantauan pengendalian intern.

Kata Boni, penilaian risiko ada pada unsur yang kedua dengan sub unsur identifikasi risiko dan analisis risiko.

“Setiap kegiatan OPD memiliki risiko-risiko yang dihadapi baik berasal dari faktor internal maupun eksternal,” jelasnya.

Masih kata Boni, atas risiko yang dihadapi maka perlu dilakukan identifikasi risiko dan analisis risiko untuk mengetahui apa yang menjadi penyebab terjadinya risiko dan solusi penanganannya.

“Yang mengetahui kegiatan di masing-masing OPD yang selalu berisiko adalah pimpinan OPD itu sendiri,” kata Boni lagi.

Untuk itu, lanjut Boni, diharapkan kepada semua pimpinan OPD untuk melaksanakan penilaian/manajemen risiko atas program/kegiatan yang dilaksanakan. Sehingga dapat dipetakan penyebab terjadinya risiko dan cara penanganan atas risiko tersebut. Agar tujuan strategis pemerintah daerah dan OPD dapat tercapai sesuai yang diharapkan.

Usai sambutannya, Boni meminta Kepala OPD yang menjadi sampel penilaian risiko agar memanfaatkan waktu yang terbatas dengan sebaik-baiknya. Sehingga mendapatkan masukkan yang berarti untuk perbaikan ke depannya.

Untuk diketahui, kegiatan ini dihadiri oleh 10 perwakilan OPD yakni, Inspektorat Daerah,  Bagian Organisasi, Bagian Hukum, Bagian Keuangan Daerah, Badan Perencana Penelitian dan Pengembangan, Dinas PK, Dinas PUPR, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, BKPSDM, Dinas Komunikasi dan Informatika.

Kegiatan ini berlangsung selama lima hari mulai Senin-Jumat, 12 April 2018.

Laporan: Lalong Ferdinandus