BPC HIPMI Kabupaten Manggarai Periode 2021-2024, Dipimpin Edwin Chandra

Ruteng, SorotNTT.Com- Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur, periode 2021-2024 resmi dipimpin pengusaha muda Oktavianus Edwin Chandra.

Oktavianus Edwin Chandra sendiri merupakan pengusaha restaurant, hotel dan usaha jasa konstruksi.

Diketahui Pengusaha muda berumur 32 tahun tersebut merupakan anak pengusaha sukses Manggarai, Leo Chandra.

Edwin Chandra merupakan pemilik SpringHill restaurant dan hotel, lahir di Ruteng dan merupakan alumni Universitas Pelita Harapan Jakarta.

Terpilihnya lelaki yang biasa dipanggil Edwin tersebut melalui Musyawarah Cabang ke-3 BPC HIPMI Kabupaten Manggarai yang dilaksanakan pada Rabu (15/12/2021) di hotel Revayah Ruteng.

Edwin sendiri memiliki visi menjadikan HIPMI sebagai salah satu organisasi pengusaha muda yang ikut berkontribusi dan ikut bekerjasama dengan pemerintah guna memajukan perekonomian daerah lewat pelaku usaha di kabupaten Manggarai;

Selain itu, pria yang merupakan tamatan SMP Kolese St. Yusuf Malamg-Jawa Timur ingin mendorong kader-kader HIPMI menciptakan pengusaha muda guna menciptakan lapangan kerja.

Sementara sejumlah misinya adalah seperti mengkaji dan meneliti permasalahan ekonomi sehingga mampu memberikan solusi bagi pelaku usaha;

BACA JUGA:  Siap Amankan Konflik, Personel Polres Lembata BKO ke Sandosi

Mewujudkan pemberdayaan dan pelaku bisnis melalui pendampingan dan konsultasi bisnis;

Ikut berpartisipasi dengan pemerintah dalam mengembangkan perekonomian baik dalam tingkat lokal maupun nasional;

Membangun sinergi dan kolaborasi antar pengusaha muda yang handal dan mandiri serta menjadi mitra strategis pemerintah.

Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit dalam pembukaan Muscab BPC HIPMI tersebut mengharapkan kehadiran Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dapat mendorong kesuksesan banyak pengusaha muda di Manggarai.

Dalam muscab yang bertemakan “Kebangkitan Ekonomi NTT Yang Mandiri” ini, Bupati Hery juga berharap pertemuan ini mampu menjadi tonggak sejarah baru dalam organisasi pengusaha muda di daratan Flores, juga bisa menarik minat semakin banyak orang untuk menjadi pengusaha, apalagi kata Bupati Hery, persaingan untuk kerja kantoran semakin ketat, sehingga belajar menjadi pengusaha merupakan sebuah jalan yang baik, “dari sisi potensi sebenarnya sudah ada, hanya perlu dikembangkan lagi. Mudah-mudahan kehadiran BPC HIPMI akan bermanfaat untuk masyarakat,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Mendagri: Pelaksanaan Pemilu Pada April 2024 Tidak Bisa Ditunda

“Saya hadir hari ini untuk mengingatkan kembaki kepada BPC HIPMI Manggarai tanpa bermaksud mengintervensi. Tolong temukan dan bimbing semakin banyak anak-anak muda Manggarai untuk menjadi pengusaha,” lanjutnya.

Dikatakan Bupati Hery, menjadi pengusaha merupakan pekerjaan mulia, “itu akan membantu banyak orang, salah satunya membuka lapangan pekerjaan. Mungkin karyawan hanya sepuluh atau lima orang saja tetapi ada banyak mulut ( yang diberi makan) di belakang itu, dibandingkan ketika tidak menjadi pengusaha. Itu untuk mengetahui bahwa menjadi pengusaha adalah sesuatu yang mulia,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, sebagai salah satu wilayah pendukung utama pengembangan kawasan pariwisata Labuan Bajo, kabupaten Manggarai memainkan peranan penting dalam menyuplai sumber daya manusia, souvenir, buah-buahan, sayur-sayuran atau lainnya, “itu yang dinamakan kolaborasi,” terangnya.

Pariwisata lanjut Bupati Hery menjadi penggerak utama, tetapi pertanian, ekonomi kreatif dan lainnya harus tetap berjalan.

Arah pertanian Manggarai kata Bupati Hery adalah mampu menghadirkan industri pengelolaan hasil pertanian. “Arah pertanian kami, selain menunjang kebutuhan wisatawan di Labuam Bajo dan sekitarnya, kita juga inginkan hadirnya industri pengelolaan hasil-hasil pertanian Manggarai” tuturnya.

BACA JUGA:  PT. Semen Singa Merah NTT dan PT. Istindo Mitra Manggarai Menyerahkan Dana Instalasi Listrik Kepada Warga Luwuk

“Tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal dan nasional tetapi juga kebutuhan global. Kita akan menawarkan barang hasil pertanian yang sudah diolah atau produk akhir. Pemerintah kabupaten Manggarai sudah mengarah ke situ dan kami optimis akan sampai ke sana,” pungkasnya.