Budidaya Ikan Bandeng di Jengkalang Reo Yang Menuai Hasil 

Daerah

Ruteng, SorotNTT.Com- Program budidaya ikan bandeng dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur(NTT) yang berada di Kelurahan Wangkung, Kecamatan Reok, saat ini terus berkembang dan menuai keberhasilan.

Berdasarkan data yang dihimpun media ini, Selasa (4/1/2921) dilapangan terpantau usaha budidaya ikan bandeng ini telah mampu menghidupi keluarga kelompok yang ada.

Salah satu anggota kelompok, Karolus Andara menyampaikan  bahwa usaha budidaya ikan bandeng mereka ini sudah berkembang dengan baik.

Karolus mengisahkan, “Awalnya kami tidak paham tentang budidaya ikan bandeng ini, karena bagi kami masyarakat Jengkalang merupakan hal yang baru”.

BACA JUGA:  Pengerjaan Proyek Peningkatan Jalan Ranggu-Golo Rasi Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi Teknis

Berkat arahan dari pa Hendrik Rana Rora, salah satu pegawai dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Manggarai, maka kami terus belajar tentang budidaya ikan bandeng ini.

Berkat pengetahuan yang diberikan oleh pa Hendrik itu, kami mulai paham dan sampai sekarang kami bisa memetik hasil dari usaha kami ini, tutur Karolus.

Sekarang ini kami bisa panen 2-3 kali setahun dengan jumlah sekali kapen 300 kilo dan harga perkilo Rp.50.000.00, sehingga mencapai Rp 15.000.000/ panen.

Sangat terasa hasilnya dan kami bersyukur atas apa yang kami dapat saat ini, semoga kedepan akan terus menuai hasil yang lebih baik.

BACA JUGA:  Gubernur NTT Harus Pecat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

Bersama pa Hendrik dan beberapa petugas yang laun dulu kami bermimpi untuk menjadikan tempat ini sebagai destinasi wisata pantai, yaitu sebagai tempat memancing, hanya itu belum terwujud.

Tempat ini letaknya dekat pantai, cocok sekali kalau dikembangkan dan ditata lagi dengan baik.

Semoga kedepan akan ada kerjasama atau perhatian dari pemerintah Kabupaten Manggarai, sehingga usaha bididaya Ikan bandeng dan rencana mengembanfkan wisata pantai berbasis perikanan akan terwujud.