Bupati Gusti Dula, sambut kedatangan 34 peserta MGI di Labuan Bajo

DaerahWisata

Labuan Bajo, SorotNTT.com – Bupati Manggarai Barat (Mabar), Agustinus Ch Dula, sambut baik kedatangan Miss Grand Indonesia (MGI) di Labuan Bajo Manggarai Barat (Mabar) pada, Jumat (23/8/2019).

Usai diterima secara adat manggarai di pelataran VIP Bandara Komodo, rombongan MGI langsung menuju Kantor Bupati Manggarai Barat, untuk berdialog sekaligus perkenalan. Kedatangan ke 34 peserta MGI yang di sponsori Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, melalui Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOP-LBF) itu, dalam rangka mendukung penyelenggaraan kegiatan Karantina (MGI) ke-dua tahun ini.

Sebagai lokasi destinasi wisata super perioritas kata Bupati Gusti, tentunya kita memliki banyak lokasi wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi sekaligus diperkenalkan ke daerah Luar, “Kami dengan senang hati mempersilahkan peserta Miss Grand Indonesia untuk mengunjungi manta point Pulau Rinca, Padar Dan Pulau Komodo, serta beberapa obyek wisata menarik lainnya yang ada disekitar kota Labuan Bajo seperti Gua Batu Cermin, Gua Rangko Dan Istana Ular,” papar Bupati dua periode itu.

Ajang kecantikan MGI ke-dua yang diselenggarakan pada 2019 kali ini terdiri dari 34 finalis yang mewakili 34 Provinsi di Indonesia dengan tema “Beauty in Diversity”. Sebelumnya, melalui siaran pers Kemenpar yang diterima media Ini pada sore tadi, Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengapresiasi kegiatan Karantina MGI 2019 yang berlangsung di Labuan Bajo, yang merupakan salah satu destinasi wisata prioritas. Beliau mengatakan, Finalis Miss Grand Indonesia mewakili wanita Indonesia yang modern dan mandiri, memiliki jiwa sosial serta dapat berkontribusi di berbagai bidang sosial, pemberdayaan, pariwisata dan ekonomi.

“Miss Grand International adalah salah satu kontes kecantikan terbesar selain Miss Universe. Impact nya juga besar. Kemajuan industri pariwisata Indonesia pun salah satunya dari peran para endorser. Putri kecantikan Miss Grand Indonesia, nantinya harus memiliki misi yang sama dengan Kementerian Pariwisata, mempromosikan Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia di kancah dunia,” jelas Menpar Arief Yahya.

Sementara itu, Direktur Nasional Miss Grand Indonesia, Dikna Faradiba menyampaikan, MGI berkomitmen untuk mendukung penuh program-program pariwisata Kementerian Pariwisata untuk mempromosikan pariwisata Indonesia sejak awal 2018 MGI berkiprah. Labuan Bajo merupakan salah satu dari 10 destinasi wisata prioritas di indonesia yang berkembang cukup pesat.

Lebih lanjut Dikna menyampaikan, bahwa finalis yang akan menjadi pemenang MGI nantinya berkesempatan mewakili Indonesia dalam ajang Miss Grand Internasional, seperti Nadia Purwoko, pemenang MGI 2018 sekaligus Miss Grand Indonesia pertama yang berhasil menembus 3 besar Miss Grand Internasional yang digelar di Yangon, Myanmar tahun 2018 lalu.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata RI, BOP Labuan Bajo Flores, Pemda Manggarai Barat, Levico dan seluruh pihak terkait yang telah bekerja keras demi terselenggaranya kegiatan Karantina MGI 2019,”ungkap Dikna yang juga pemenang Putri Pariwisata tahun 2015 Itu.

Dukungan BOP LBF dalam penyelenggaraan kegiatan karantina MGI ini, antara lain melalui koordinasi dengan berbagai pihak terkait seperti Kementerian Pariwisata yang sejak awal memberi dukungan penuh untuk terselenggaranya kegiatan ini. Dukungan juga diberikan oleh Pemda Kabupaten Manggarai Barat yang turut memfasilitasi salah satu kegiatan puncak MGI 2019 di Aula Kantor Bupati Manggarai Barat.

Dukungan lain juga diberikan oleh Politeknik El Bajo Commodus Labuan Bajo yang turut memfasilitasi kehadiran 34 Finalis MGI 2019 di Kampus Politeknik El Bajo Commodus, dan juga Levico Boutique yang mendukung penuh kegiatan Fashion Show para Finalis MGI 2019 yang merupakan kegiatan puncak Karantina pada, Sabtu (24/08) besok di Aula Setda Manggarai Barat.

Sementara itu, Direktur Pemasaran BOPLBF, Sutanto Werry menyambut baik penyelenggaraan kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini  akan memberi dampak positif terutama menjadi ajang promosi pariwisata yang sangat efektif, khususnya untuk pariwisata Labuan Bajo dan seluruh daratan Flores.

“Kami berharap kegiatan Karantina MGI 2019 tidak hanya mempromosikan pariwisata Labuan Bajo saja, tetapi juga mempromosikan pariwisata di seluruh daratan Flores, bahkan NTT secara keseluruhan,” tutup Direktur Pemasaran BOP-LBF.

Laporan : Tim