Bupati Hery Menyerahkan Kartu Petani Untuk Petani di Mangarai

Daerah

Ruteng -Bupati Manggarai Herybertus G.L.Nabit, S.E., M.A menyerahkan secara simbolis Kartu Tani kepada para petani yang ada di kabupaten Manggarai. Penyerahan kartu Tani secara simbolis ini, diterima perwakilan petani yang ada di kecamatan Ruteng, berlangsung di aula Agrowisata Dalo kecamatan Ruteng, jumat (9/7/2021).

Bupati Hery Nabit berharap dengan adanya kartu Tani ini bisa berjalan dan disambut baik oleh para petani. Selain itu Bupati Hery meminta kepada seluruh ASN, mulai dari kecamatan, kelurahan hingga desa untuk memantau pelaksanaan program tersebut.

Dijelaskan Bupati Hery, alur skema yang ditawarkan adalah petani mendapat kredit non tunai dari Bank dan tersimpan di Kartu Tani.

BACA JUGA:  Anggota MOI NTT Latihan Beladiri Kempo Sebagai Bagian dari Pembinaan Mental

Uang pinjaman untuk pembelian pupuk tersebut lanjut Bupati Hery, akan disalurkan ke distributor pupuk. Setelah diterima, distributor akan menyalurkan pupuk ke petani senilai jumlah uang yang disalurkan ke distributor.

Lebih lanjut dijelaskan, setelah panen, dolog akan membeli atau petani akan menjual beras ke dolog. Uang hasil penjualan tersebut langsung dipotong oleh dolog untuk dikembalikan ke Bank. Bila ada kelebihan akan langsung diserahkan ke ke petani, “petani dapat pinjaman uang, tetapi tidak dapat cash (uang tunai). Petani hanya dapat pupuk. Tiga atau empat bulan setelah panen, dolog, petugas dari kecamatan, kelurahan dan desa akan kumpulkan semua beras dari petani kemudian kembalikan uangnya (pinjaman) ke Bank. Sisanya untuk petani,” terangnya.

BACA JUGA:  ANGGARAN PENGAWASAN PILKADA KABUPATEN MANGGARAI 2020 AKHIRNYA DISEPAKATI

“Bila terjadi gagal panen, petani tidak perlu khawatir untuk pengembalian pinjaman karena ada penjamin pinjaman,” sambung Bupati Hery. Kartu Tani ini kata Bupati Hery, merupakan bentuk kerjasama pemerintah dan BUMN, dalam hal ini BRI, yang bertujuan untuk mendukung upaya pemerintah mewujudkan data tunggal pertanian serta pengendalian pupuk bersubsidi.

Untuk tahun 2021 BRI cabang Ruteng menyiapkan 37.538 NIK, “kita coba dengan skema yang namanya petani merdeka. Kita tidak berharap lagi pada pupuk bersubsidi. Untuk yang sudah mendapat jatah pupuk subsidi tetap berjalan,” katanya.