Penandatanganan perjanjian kerja di lingkup Pemkap Matim

Bupati Matim Tegaskan 9 Poin Saat Apel ASN

Daerah Flores

BORONG, SorotNTT.com – Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, SH,M.Hum menegaskan sembilan  poin penting kepada seluruh pegawai lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Manggarai Timur (Matim) saat apel kekuatan awal pekan pegawai lingkup Pemda Matim, Senin (25/03/2019) di halaman Kantor Bupati Manggarai Timur di Lehong, Borong, Manggarai Timur, NTT. 

Sembilan poin yang menjadi perhatian para pegawai baik PNS maupun THL, antara lain:

Pertama, semua pimpinan OPD lingkup Pemda Matim wajib menandatangani Perjanjian Kinerja dengan Bupati Matim. Perjanjian kerja ini dimaksudkan agar seluruh kegiatan atau program yang menjadi tanggung jawab OPD wajib diselesaikan dengan baik dan benar serta tepat waktu. Penandatanganan sendiri dilakukan Senin, 25 Maret 2019 di ruang rapat Bupati Matim langsung usai apel dilaksanakan.

Untuk diketahui, perjanjian kerja merupakan implementasi dari Perpres Nomor 29 Tahun 2014 tentang SAKIP. Perjanjian kerja ini berisi dokumen penugasan dari Bupati kepada Pimpinan OPD. Yang selanjutnya ditingkat OPD, dari Kepala OPD kepada pejabat eselon di bawahnya.

Perjanjian kerja ini berupa kesepakatan antara Kepala Daerah dengan semua pimpinan perangkat daerah untuk tugas yang terukur berdasarkan tugas pokok dan fungsi masing-masing. Agar semua perangkat daerah benar-benar melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, bertanggung jawab sesuai komitmen yang telah dirumuskan.

Tolok ukur kinerja aparatur menjadi dasar penilaian keberhasilan atau kegagalan pencapaian tujuan dan sasaran organisasi, serta sebagai dasar pemberian penghargaan dan sanksi. Kegiatan ini dalam rangka peningkatan kualitas SAKIP Manggarai Timur. Melalui pendatangan perjanjian ini dapat mendorong ASN untuk mencapai kinerja yang lebih baik.

Kedua, di hari yang sama tepat pukul 09.00 Wita, akan dilakukan pembukaan Rakorbang Pertanian. Rakorbang Pertanian berlangsung 2 hari, yaitu tanggal 25-26 Maret 2019. Bupati meminta seluruh OPD yang terkait Iangsung dengan Pertanian ikut berperan aktif pada acara dimaksud.

perjanjian kerja OPD Manggarai Timur

Ketiga, hari yang sama juga setelah istirahat siang tepatnya pukul 13.00 Wita akan dilakukan pertemuan dengan tim dari Kementrian PUPR di aula Setda. Bupati meminta, Dinas PUPR, Dinas Perumahan, serta Dinas Kominfo hadir pada pertemuan itu agar disiapkan proposal dan data dukung untuk APBN 2019.

Keempat, bahwa tanggal 27-28 Maret akan dilaksanakan Musrenbang RKPD 2020. Bupati Matim menegaskan, semua pimpinan OPD dan para Kabid diwajibkan hadir. Kehadiran pimpinan OPD dan para Kabid bukan saja saat pembukaan tapi sampai acara selesai selama 2 hari.

Lebih jauh Bupati menerangkan, bahwa supaya rencana untuk 2020 sudah sejak awal diketahui dan dikawal oleh pimpinan OPD.

Kelima, draft final RPJMD wajib diselesaikan 3 bulan sejak pelantikan atau pertengahan bulan April mendatang sudah selesai.

Keenam, seluruh laporan daerah agar diselesaikan pada bulan Maret.  Lakip dan LPPD agar dikirim tepat waktu. Terkait LKPD seluruh proses inventarisasi aset harus selesai dalam minggu ini. Bupati meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan agar segera menyelesaikan inventarisasi aset, dan Kepala Dinas P dan K agar mengawal Iangsung prosesnya dalam minggu ini.  Lebih lanjut dikatakan, penyelesaian inventarisasi aset itu agar tidak boleh lewat minggu ini dan segera tuntas sampai selesai.

Ketujuh, Sekretaris Daerah diminta segera membentuk Tim Penyelesaian Perijinan Rumah Sakit.

“Saya minggu ini sudah dapat gambaran langkah-langkah penyelesaiannya,” kata Bupati.

Kedelapan, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai lingkup Pemda Matim yang telah ambil bagian untuk menyumbang atau memberi bantuan bencana di Manggarai Barat. Bantuan sudah diserahkan ke Pemda Manggarai Barat sebanyak 60 juta rupiah.

Kesembilan, Bupati Matim meminta Sekretaris Daerah Kabupaten Matim segera membuat Instruksi Bupati untuk tidak boleh merokok di dalam kantor.