Camat Lamba Leda Melakukan Sosialisasi Pilkades di Compang Deru

Flores

Borong sorotNTT. Com- Pemerintah kecamatan Lamba Leda  melakukan sosialisasi peraturan Bupati Manggarai Timur nomor 29 tahun 2019 Tentang Perubahan Peraturan Bupati nomor 23 tahun 2016 Tentang Teknis Operasional Pemilihan Kepala Desa, Rabu (24/07/2019) di kantor desa Compang Deru

Kegiatan sosialisasi ini di pimpin langsung oleh Bapak Camat Lamba Leda Albertus Rangkak, SE,  Ia menjelaskan kegiatan ini menindaklanjuti peraturan Bupati nomor 23 tahun 2016 Tentang Penetapan Tahapan Pemilihan Kepala Desa

” Tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan persiapan kepada Kades, BPD dan tokoh masyarakat menjelang pilkades , pada tahap persiapan ini kami memberikan penjelasan teknis agar pelaksanaan pilkades berjalan sesuai ketentuan dan aturan ,”ungkapnya.

Camat Lamba Leda Albertus Rangkak

Mengatakan  di kecamatan Lamba Leda ada 15 desa yang melakukan pemilihan serentak di tahun 2019 ini dari 24 desa yang ada di kecamatan Lamba Leda, peraturan daerah (Perda) ini tidak bisah lagi di rubah karena itu sudah di tetapkan dan hasil kesepakatan dari berbagai pihak yang terkait.

“Pelaksanaan  pilkades membutuhkan keseriusan dari semua pihak penyelenggara. Hal itu agar mampu menghasilkan pemimpin yang benar-benar amanah.,” tegasnya.

Panitia Pilkades di Desa dibentuk  Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk menyelenggarakan proses pemilihan Kepala Desa. Selain itu juga sekaligus dibentuk Panitia Pengawas Pilkades yang bertugas melakukan pengawasan terhadap seluruh proses tahapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa baik kepada Panitia Pemilihan maupun Calon Kepala Desa.

“Momentum pilkada bersinggungan langsung dengan warga, sehingga rentan terjadi konflik. Untuk itu, dia mengajak   panitia penyelenggara harus profesional, netral yaitu tidak berpihak pada siapa saja dan Mereka yang terlibat di dalamnya harus taat pada peraturan,”ujar Alber.

Semua yang terlibat harus mempelajari peraturan-peraturan yang sudah ditetapkan.Karena di desa itu tingkat rentannya luar biasa dan menjadi tugas semua pihak bagaimana masyarakat kembali semula pascapemilihan

“Jangan jadikan ajang Pilkades ini untuk memecah belah,” tutup Albert.

Laporan : Dodi Hendra