Cegah Stunting, TP PKK Matim Salurkan Bantuan Asupan Gizi Bagi Balita dan Ibu Hamil

Daerah

Borong, Sorotntt.com -Tim Penggerak PKK Provinsi NTT dan Kabupaten Manggarai Timur salurkan bantuan kepada sejumlah warga yang kurang gizi di masa pendemi Covid-19.

IMG-20210816-WA0106

Bantuan tersebut berupa telur, kacang hijau, susu, gula, minyak goreng, ayam kampung, dan bibit sayur. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh TP PKK Matim Theresia Wisang kepada sasaran penerima bantuan di sejumlah desa dengan angka stuntingnya cukup tinggi, Jumat, (4/12/2020).

hut17_matim.jpeg

“Kali ini khusus sejumlah desa di empat kecamatan, yakni Borong, Kota Komba, Rana Mese, dan Poco Ranaka. Sementara kecamatan lain, diharapkan tahun depan akan mendapat bagian”, Ujar Ketua PKK Matim Theresia Wisang di aula Rujab Bupati pada Kamis, (03/12/2020).

Ia mengatakan, agar bantuan tersebut sapat secepatnya disalurkan ke sasaran penerima, maka seluruh pengurus TP PKK Matim akan turun ke desa dari empat wilayah kecamatan. Menurut dia, ada sebanyak 750 paket makanan bergizi dan bibit sayur yang akan disalurkan, dengan total biaya seluruhnya sebesar Rp. 150 juta.

“Paket bantuan ini seluruhnya untuk meningkatkan gizi dan ekonomi dari masyarakat sasaran di masa pandemi Covid-19. Paket bantuanya berupa telur, kacang hijau, susu, gula, minyak goreng, ayam kampung, dan bibit sayur. Nanti kepala desa kumpulkan penerima di satu tempat,” kata Wisang.

BACA JUGA:  Memperingati HUT 74 RI, Change’O dan LP2MR Gelar Workshop Ekonomi Desa

Pihak TP PKK tidak memilih bantuan beras, karena sekarang masuk dalam musim panen di beberapa wilayah. Selain itu, dengan adanya hujan selama ini, tentu sumber makanan dari pangan lokal juga banyak tersedia di setiap desa. Paket bantuan paket makanan bergizi ini belum bisa menjangkau ke seluruh desa/kelurahan di Matim karena waktunya terbatas.

“Prinsipnya, bantuan ini kami serahkan langsung ke orangnya. Karena waktunya terbatas, sehingga kami hanya bisa pilih empat kecamatan. Itu pun tidak seluruh desa. Kami pilih desa yang jumlah anak gizi kurang, itu masih tinggi. Memang di Matim masih banyak anak yang belum di data,” imbuhnya.

Ke depan, PKK Matim siap fungsikan dasa wisma di desa untuk melakukan pendataan di tempat posiandu dan juga dari ke rumah, supaya datanya akurat. Tugas para kepala desa dan petugas kesehatan di desa nantinya, harus bisa datangkan ibu hamil dan menyusui di tempat posiandu.

BACA JUGA:  Resmikan Kecamatan Laoholu-Kabupaten Rote Ndao, Gubernur Laiskodat : Infrastruktur Pelayanan Publik Harus Menjadi Prioritas Utama

Wisang juga menambah, rencana tahun 2021, PKK Matim akan mengintervensi dengan memberikan makanan tambahan di desa pilot project atau desa binaan yang ditangani PKK Provinsi NTT, binaan PKK kabupaten Matim, dan desa binaan kecamatan.

“Desa model yang dintervensi provinsi, anak PAUD, ibu hamil dan menyusui, seperti di desa Satar Tesem. Sementara Kabupaten Matim akan terlaksanakan di tahun 2021, tentu khusus anak PAUD saja,” ujar Wisang.

Untuk kabupaten Matim, masih ada sebanyak 10 desa dengan kategori desa stunting, yakni desa Compang Teber, Compang Congkar, Compang Linus, Golo Ngawan, Compang Loni, Sangan Kalo, Paan Waru, Wae Rasan, Teno Mese, dan desa Golo Meleng. Jumlah ini menurun dari berapa tahun sebelumnya.

“Tentu program yang disoroti TP PKK Matim, yakni melalui 10 program PKK, dengan mencegah kasus kematian ibu dan anak, menurunkan angka kematian ibu dan anak. Juga mencegah stunting dan menurunkan stunting. Tentu di sini kami PKK tidak sendiri, tapi ada ketrlerlibat semua pihak. Termasuk seluruh OPD,” pungkas Wisang.

BACA JUGA:  Tersangka KPK Masuk dalam Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Nagekeo

Untuk diketahui Bantuan tersebut datang dari PKK Provinsi dan juga dari Kabupaten Matim, seperti bibit sayur. Kemudian Pemda Matim juga ikut bantu dengan menyediakan kendaraan untuk droping paket bantuan tersebut.

Laporan: Dodi Hendra
Editor: Pepy Dain

hut17_fansi.jpeg hut17_sil.jpeg hut17_osi.jpeg hut17_yeni.jpeg hut17_domi.jpeg hut17_sma2pacar.jpeg hut17_smpn1pacar.jpeg hut17_manong.jpeg hut17_jon.jpeg