Central Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Sultra Minta Bupati Kolaka Utara Diperiksa

Daerah

Borong, SorotNTT.com – Mahasiswa yang mengatasnamakan Central Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Sulawesi Utara (Sultra) mendatangi Kantor Balai Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, pada Selasa 26/02/2019 di Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Mereka berorasi sambil buka baju, sebagai simbol kekecewaannya terhadap pemerintah daerah di Kolaka Utara.

Dalam orasinya mahasiswa meminta kepada Balai Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan agar segera mengusut tuntas kerusakan lingkungan dan dugaan status hutan lindung yang digarap oleh penambang ilegal.

“Kami juga meminta kepada balai kementerian lingkungan hidup dan kehutanan agar segera melakukan audit kerusakan lingkungan hidup akibat penambangan ilegal di Kolut, dan ini harus dilaporkan di Kementerian Lingkungan dan Kehutanan di Jakarta,” tegas Jendrlap, Tri Kenyo

Central Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Sultra

Andi, selaku orator aksi juga menegaskan, “Kasus ini sudah bertahun-tahun didiamkan dan pemerintah Kolaka Utara dan Pemprov Sultra, Kapolda dan Kapolres Kolut, sepertinya tutup mata dalam kasus kerusakan lingkungan dan penambangan ilegal, bahkan sampai hari ini masih ada kapal pengangkut ore nikel beroperasi di sekitar Kolut. Peran penegak hukum di mana?“ tutup Andi.

Dalam audiensinya dengan pihak Balai Kementerian, mahasiswa menegaskan bahwa apabila kasus ini tidak segera dituntaskan maka mereka akan menduduki balai kementerian ini.

Sementara itu, pihak Balai Kementerian menyampaikan akan turun dalam waktu singkat untuk menindaklanjuti kerusakan lingkungan dan hutan di Kolaka Utara. (Dodi Hendra)