Cerita Bupati Deno Mengendarai Motor Ke Kampung Terudik di Reok Barat

Daerah

Ruteng, SorotNTT.Com – Bunyi motor trail dan dentuman mesin mobil membahana di sepanjang jalan pantai utara, Rabu (16/9/2020) siang. Seorang pria bersemangat baja lincah diatas motor membelokan stir dan meliuk tiap tikungan yang bebatuan.

Pria berkendara motor trail itu rupanya Deno Kamelus yang sekarang masih menjabat Bupati Manggarai

Tampak Ia menggunakan rompi, helm dan sepatu bengkap mengendarai motor trail dari Desa Lemarang menuju sebuah Kampung terudik di Kecamatan Reok Barat yang tidak pernah dimasuki sebelumnya. Nama Kampung itu Lewar.

Sebelum mengendarai motornya Ia sempat mengikuti rangkaian acara peletakan batu pertama pembangunan Puskesmas Lemarang.

Usai kegiatan itu Ia langsung bergegas mengendarai motornya menuju Kampung Lewar.

Dibelakang motornya ada juga rombongan lain yang menggunakan mobil dinas, yakni mobil Pol PP, mobil Protokol, mobil Wakil Bupati, mobil Ketua DPRD dan mobil Perangkat Daerah lainnya.

Panas terik matahari dan jeleknya jalan menuju Lewar menjadi tantangan tersendiri bagi orang nomor satu di Kabupaten Manggarai itu dalam mengendarai motor.

Sekitar 1 Kilometer dari titik star Ia sudah disambut dengan jalan bebatuan. Tampak kehati-hatian mendekam perasaannya di sepanjang jalan.

Tak hanya medan jalan yang jelek, perjalanan Ayah empat anak ini juga diselimuti oleh hutan disekelilingnya hingga motor yang dikendarainya pun penuh duri.

Bukan tanpa alasan Deno mengendarai motor. Selain punya niat untuk sampai ke Kampung yang tidak pernah dikunjunginya itu, Ia juga ingin memperhatikan akses jalan raya menuju Kampung Lewar dan yang tidak kalah pentingnya Ia membawa misi memperkenalkan objek wisata pantai utara yang belum banyak diketahui orang.

Sebelum masuk Kampung Lewar Ia sempat berhenti di pesisir pantai untuk berpose.

Sambil berpose Ia pun menikmati panorama pantai utara yang begitu indah ditambah desiran angin sepoi-sepoi dan pukulan ombak yang begitu deras.

Ia pun kembali melanjutkan perjalanannya. Kali ini mantan Wakil Bupati Manggarai dua Periode itu melintas di tanjakan sejauh 2 kilo meter untuk sampai ke kampung Lewar. Jalan bebatuan dan berlubang serta tikungan tajam tidak membuat suami anggota DPRD Propinsi NTT, Yeni Veronika ini patah semangat. Ia malah memberi semangat kepada orang-orang dibelakangnya.

Sampai di Kampung Lewar Ia turun dari motornya menyapa warga sekitar yang sedari tadi menunggu kehadirannya di pertigaan Kampung.

Ia pun disambut secara adat Manggarai lalu diarak menuju Lumpung.

Didalam Lumpung Deno dan Wakilnya Viktor Madur diterima lagi secara adat Manggarai melalui acara “Wecak Benta” atau Siram Beras sebagai tanda syukur atas kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Manggarai.

Usai mengikuti acara adat Ia keluar dan menemui Warga yang menunggu di luar tenda. Dirangkulnya penuh keakraban sambil bersalaman hangat.

Perjalanan panjang mantan sekretaris PMKRI Cabang Kupang itu rupanya tak ingin menutup kisah sore itu. Ia pun mendengar langsung keluhan Masyarakat, mulai dari akses jalan, penerangan, bantuan pemerintah hingga pendidikan.

Deno mengatakan bahwa Ia akan menyimpan semua dalam memori hati apa yang menjadi keluhan Masyarakat Lewar hingga nantinya akan dikerjakan sesuai porsi.

“Yang paling penting adalah Saya sudah masuk di Kampung ini sehingga apa yang menjadi keluhan Masyarakat menjadi prioritas. Saya juga berencana untuk ajak Gubernur kesini supaya nanti ada intervensi dana propinsi untuk pembangunan Kampung Lewar kedepan” tutur Deno.

Waktu menunjukan pukul 17.00 Wita saatnya Deno dan rombongan pulang ke Ruteng Ibu Kota Kabupaten Manggarai. Saat kembali ke Ruteng Ia tidak lagi menggunakan motor tetapi kembali tumpangi mobil dinasnya.

Penulis: Berto Davids