Dana CSR PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Untuk Rehabilitasi Karang di TNK

Daerah

LABUAN BAJO, SorotNTT.Com-Terumbu karang sebagai rumah ikan serta biota laut lainnya yang ada di Pink Beach dan sekitar kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), harus dijaga dengan baik.

Hal itu diungkapkan Muhammad Yusuf selaku Vice President PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) di lokasi penanaman bibit terumbu karang yang berlangsung di Pink Beach Pulau Komodo, pada Jumat (2/04) lalu.

“Selain harus tetap terjaga kelestariannya, terumbu karang itu milik anak cucu kita. Melalui dana CSR ini, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) hadir bersama masyarakat dan sejumlah stakeholder ingin melakukan terobosan baru yakni, melakukan rehabilitasi karang”,terang Yusuf.

Ia pun menyesalkan masih maraknya aktifitas merusak terumbu karang dengan cara yang tidak ramah lingkungan, seperti membuang jangkar atau mencungkil karang dengan sengaja.

Karena itu ia berharap kegiatan konservasi seperti ini (rehabilitasi karang-red), dapat terus berjalan, agar kondisi terumbu karang di Taman Nasional Komodo dan sekitarnya tetap terjaga.

“Kalau boleh kegiatan seperti ini tidak sampai disini saja. Perlu ada kelanjutannya, entah oleh BRI atau lembaga BUMN lain, ini sangat baik”,tandas Vice President PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) itu.

Terpisah, Ande Kefi selaku perwakilan otorita TNK menjelaskan, Ekosistem terumbu karang merupakan bagian dari ekosistem laut yang penting karena menjadi sumber kehidupan bagi beraneka ragam biota laut.

Hal itulah yang mendasari kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik.

“Mengenai dana CSR atau dalam bentuk apapun itu, kami selaku pengelola TNK sangat membutuhkan, terutama kepada lembaga BUMN seperti BRI yang ingin membantu pemeliharaan kawasan konservasi melalui dana CSR. Kami tentu sadar bahwa anggaran dari KLHK sangatlah terbatas, karena itu kami selalu membuka diri bagi lembaga apa saja yang ingin melakukan aktifitas konservasi dalam kawasan TNK ini”, tuturnya.

Kegiatan rehabilitasi karang yang berlangsung sehari itu, dihadiri Abraham Septa Creado Munthe perwakilan pegipegi.com, Debby Nareswari Nauli Tampubolon mewakili blibli.com, Difa Dionesa perwakilan Union Group, Gede Jonantara mewakili Pepito, Ignasius Suradin perwakilan travel agent dan sejumlah merchant mitra BRI serta perwakilan masyarakat kampung komodo dan staf Balai Taman Nasional Komodo.(LM-76)*