Diduga Gangguan Jiwa, Polsek Satar Mese Amankan Pelaku KDRT

Foto : Ilustrasi KDRT

Ruteng,Sorotntt.com– Seorang suami di Kampung Kenjoruk, Desa Wongka, kecamatan Satar Mese Barat, Kabupaten Manggarai,Provinsi NTT diamankan Unit Reskrim Polsek Satar Mese , karena diduga melakukan Tindak Pidana KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) terhadap istrinya pada Rabu, (16/2/2022).

Pelaku KDRT yang diamankan aparat kepolisian ini adalah UJ (44) ditangkap pada Rabu setelah melakukan penganiayaan terhadap istrinya EJ (37) .

Kapolsek Satar Mese, Ipda Edi Purnomo Wijayanto SH mengungkapkan,
Kejadian ini bermula pada Pada Saat itu Korban baru bangun tidur. Tiba-tiba pelaku mengambil parang yang disimpan di bawah kolong tempat tidur dan langsung menganiaya Korban.

BACA JUGA:  Polres Manggarai Kembali Menggelar Kegiatan Vaksinasi Tahap I dan II

“Parang pelaku mengenai kepala bagian belakang, bahu kiri dan kanan serta lengan korban,” ucap Ipda Edi.

Lanjutnya, Saat itu Korban baru bangun tidur. Tiba-tiba pelaku mengambil parang yang disimpan di bawah kolong tempat tidur dan langsung menganiaya Korban.

“Parang pelaku mengenai kepala bagian belakang, bahu kiri dan kanan serta lengan korban.Korban langsung berteriak. Teriakan korban didengar oleh saksi HD . Herman pun berani masuk ke kamar untuk menolong Korban”, ujarnya.

Mendapati laporan terkait peristiwa tersebut, Ipda Edi beserta anggotanya, langsung mendatangi Tempat kejadian Perkara (TKP) untuk mengamankan Pelaku dan berserta barang bukti. selanjutnya melakukan Olah TKP.

BACA JUGA:  Seorang Istri Rela Bayar ABG Untuk Puaskan Nafsu Suami

Menurut Ipda Edi, dari hasil interogasi sementara selama kurang lebih 5 tahun terakhir Pelaku mengalami depresi atau tekanan mental.

“Pelaku selalu merasa ketakutan apabila melihat orang lain dan selalu merasa curiga atau berhalusinasi bahwa istrinya telah berselingkuh”, tutur Ipda Edi.

Setelah kejadian penganiayaan tersebut, Lanjut Ipda Edi, korban langsung di bawa ke Puskesmas Dintor untuk melakukan Perawatan medis. Karena luka terlalu parah, korban selanjutnya dirujuk Ke RSUD dr. Ben Mboi Ruteng.

“Kasus penganiayaan (KDRT) tersebut sedang dalam proses peyelidikan Unit Reskrim Polsek Satarmese. Saat ini pelaku telah diamankan di Ruang Tahanan Polsek Satarmese,” tutupnya.