IMAPI Kupang gelar bakti sosial di ekowisata hutan mangrove

Dies Natalis Ke-21, IMAPI Kupang Gelar Bakti Sosial di Ekowisata Hutan Mangrove

Daerah Timor

KUPANG, SorotNTT.com – Rayakan Dies Natalis ke-21, Ikatan Mahasiswa Pelajar Insana (IMAPI) Kupang adakan beberapa kegiatan, salah satunya bakti sosial di Ekowisata Hutan Mangrove Kupang, Jumat (31/05/19)

Ketua Umum IMAPI Kupang, Romualdus Y. Banusu kepada SorotNTT.com mengatakan selain untuk memperingati harlah ke-21, kegiatan ini perlu dilakukan karena banyak orang hanya ingin bersih (bebas dari sampah) tanpa sadar untuk membuang sampah pada tempatnya, apalagi membersihkan.

Dies Natalis IMAPI Kupang bakti sosial di ekowisata hutan mangrove
Bakti sosial IMAPI Kupang di kawasan Ekowisata Hutan Mangrove Kupang dalam rangka Dies Natalis ke-21, Jumat (31/03). (Foto: Doc. IMAPI Kupang)

“Kegiatan bakti sosial ini memang sudah ada dan sering dilakukan, namun tidak dilakukan secara masif karena masyarakat menganggap kebersihan di tempat-tempat wisata seperti ini merupakan tanggung jawab pihak pengelola, padahal ini sebenarnya merupakan tanggung jawab kita bersama karena sampah tidak mungkin ada jika kita membuang sampah pada tempatnya. Oleh karena itu, IMAPI Kupang berinisiatif untuk melakukan bakti sosial hari ini dan ke depannya akan kita upayakan menjadi agenda rutin organisasi,” jelas mahasiswa Fisipol Universitas Muhammadiyah Kupang itu

Lebih lanjut, Romualdus mengharapkan kepada pengunjung hutan mangrove agar lebih menjaga kebersihan saat berkunjung ke sana, karena saat menggelar bakti sosial banyak ditemukan sampah plastik di sepanjang area hutan mangrove yang sudah tertimbun pasir.

“Saat kegiatan pembersihan tadi banyak ditemukan sampah plastik di sepanjang area Hutan Mangrove, Saya harap masyarakat terutama anak-anak muda yang sering berkunjung kesini agar jangan pura-pura tidak bisa baca, buanglah sampah pada tempatnya,” tutupnya.

Sementara itu, anggota IMAPI Kupang, Juwita Aban mengapresiasi kegiatan ini dan berharap semoga persoalan sampah ini secepatnya diselesaikan.

“Kegiatan ini sangat tepat untuk dilakukan di tengah-tengah kurangnya kepekaan masyarakat terhadap persoalan sampah. Semoga dengan hal kecil yang sudah dilakukan hari ini dapat sedikit menjawab masalah sampah yang kian hari kian tak terselesaikan,” tutup mahasiswa FKIP Undana tersebut

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan anggota IMAPI Kupang dan beberapa alumni.

Laporan: Hendrikus Aditono