Dinas Kesehatan Deteksi Kanker Serviks dan Payudara di Kabupaten Nagekeo

Nagekeo, SorotNTT.com – Menghindari bahaya kanker serviks dan kanker payudara yang menyerang kehidupan masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo selenggarakan sosialisasi dan deteksi dini kanker serviks dan payudara ke desa-desa di Kabupaten Nagekeo.

Desa Rendubutowe, Kecamatan Aesesa Selatan menjadi salah satu desa diselenggarakannya sosialisasi deteksi dini kanker serviks dan payudara, oleh UPTD (Unit Pelaksana Teknis Dinas) Puskesmas Jawakisa, Kecamatan Aesesa Selatan.

Kegiatan sosialisasi pada, Senin (12/8/2019) yang berlangsung di aula kantor desa yang dihadiri oleh seluruh lapisan masyarakat dan para pelaku program di Desa Rendubutowe.

BACA JUGA:  Kapal Perang KAL Weling 1-7-15 Milik Lantamal VII Bantu Distribusi Logistik Pemilu 2019 ke Pulau Terluar di NTT

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Desa Rendubutowe, Yeremias Lele, yang dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk mengambil bagian, dan terlibat aktif dalam kegiatan sosialisasi untuk mendengarkan materi terkait bahaya kanker serviks dan payudara yang menyerang para wanita.

Dalam kegiatan sosialisasi bahaya kanker serviks atau leher rahim dan kanker payudara, terdapat materi tambahan yang disosialisasikan kepada masyarakat, yakni bahaya penyebaran dan penularan penyakit tuberculosis (TBC) serta penyakit HIV(Human Immunodeficiency Virus) AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome).

Salah satu warga desa rendubutowe, Oswal, kepada media ia mengungkapkan apresiasi kepada petugas kesehatan yang sudah memberikan sosialisasi penyakit-penyakit yang membahayakan manusia, serta pencegahan dan penanganannya, sehingga masyarakat lebih berhati-hati terhadap penyakit berbahaya seperti HIV AIDS.

BACA JUGA:  Warga Terdampak Waduk Lambo, tetap menolak bangun Waduk di Lowo Se

“Sebagai masyarakat saya bersyukur karena hari ini kami bisa tahu persis penyakit-penyakit berbahaya dan proses penularannya, seperti penyakit HIV AIDS ketika sudah menyerang proses pengobatannya seumur hidup,” Ujar Oswal.

diakhir kegiatan sosialisai, masyarakat desa dilayani pemeriksaan gratis penyakit malaria, HIV AIDS dan sipilis dengan cara pengambilan sampel darah dan dilakukan pemeriksaan.

BACA JUGA:  Nanga Lok Sebagai Pemenang Anugerah Pesona Indonesia

Laporan : Adiyanto Weo