Bimtek inseminasi buatan Dinas Peternakan Nagekeo

Dinas Peternakan Nagekeo Gelar Pelatihan dan Bimtek Inseminasi Buatan

Daerah Flores

MBAY, SorotNTT.com – Dinas Peternakan Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar pelatihan dan bimbingan teknis (Bimtek) inseminasi buatan bagi para calon inseminator yang diselenggarakan di Hotel Sinar Kasih Danga, Mbay, Rabu (2//5/2019).

Menurut Kepala Dinas (Kadis) Peternakan Kabupaten Nagekeo, Herman Petrus Gu, SP, pelatihan dan bimtek ini betujuan untuk mengasah kembali kemampuan para petugas insemintar agar lebih professional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Pelatihan inseminasi buatan (IB) ini untuk memperkuat atau mengasah kembali keterampilan dan pengetahuan paramedik/petugas inseminator sehingga lebih profesional dalam pelayanan Inseminasi di lapangan. Pentingnya Program IB di Nagekeo untuk mencegah terjadinya perkawinan inbreeding (perkawinan keluarga) yang berujung pada lahirnya anak sapi kerdil,” tutur Kadis Piter, demikian ia biasa disapa.

Kadis Piter menambahkan, “Kajian dinas (Dinas Peternakan) Provinsi (NTT), 2-3 kali IB baru terjadi kebuntingan. Tapi saya berharap hal ini tidak terjadi di Nagekeo karena kita akan kehilangan semen/cairan sperma, N2 cair, waktu dan tenaga sehingga diperlukan keterampilan lebih maksimal untuk menunjang pelayanan IB di masyarakat.”

Hal yang sama dibenarkan Kamilus, Petugas Insiminator dari Kecamatan Mauponggo. Ia mengungkapkan terkadang kekurangan cairan semen dan N2 cair yang terlambat distribusi dari provinsi, karena persoalan transpor laut yang kurang lancar maka sangat rugi ketika dilakukan IB ternak gagal bunting.

Pelatihan IB tersebut menjadi salah satu kegiatan peting yang dilakukan Dinas Peternakan untuk mendukung program nasional SIWAB (sapi indukan wajib bunting) demi mencapai tujuan dalam peningkatan populasi ternak di Kabupaten Nagekeo.

“Saya berharap peserta pelatihan benar-benar tekun dalam mengikuti pelatihan inseminasi buatan selama tiga hari sehingga tidak ada kesulitan saat implementasi di lapangan.” tutup Kadis Piter sekaligus membuka kegiatan tersebut.

Dalam pantauan SorotNTT.com, pelatihan IB ini dilakukan di 2 tempat yakni di aula Hotel Sinar Kasih untuk bimbingan materi, dan praktikum dilakukan di RPH Danga, Kecamatan Aesesa. Para peserta akan langsung mempraktikkan inseminasi buatan/perkawinan buatan pada ternak sapi. (Yanto)