Ester Ahut Kepsek SDK Bajar

Ester Ahut Minta Pemulihan Nama Baik Lewat Media

DaerahFlores

Borong, SorotNTT.com – Ester Ahut, Kepala Sekolah SDK Bajar, yang pernah dilaporkan oleh orang tua/wali murid ke Dinas Inspektorat tanggal 22/2/2019, meminta lewat media ini untuk pemulihan nama baik atas laporan orang tua/wali murid atas tuduhan penyelewengan Dana PIP di SDK Bajar terhadap dirinya.

Kamis (21/3/2019), kepada SorotNTT.com Ester menjelaskan bahwa dia masih merasa tidak nyaman dalam menjalankan tugas dan fungsinya, terutama dalam menjalankan tugasnya selaku kepsek. Perasaannya selalu dihantui dengan demo para orang tua wali mendatangi sekolah dan melaporkannya ke Dinas PPO dan Inspektorat tanggal 22/2/2019 lalu.

“Sengaja saya minta kepada media ini untuk datang bertemu dengan saya, supaya masyarakat semua tahu bahwa, saya Kepsek SDK Bajar, Ester Ahut, tidak pernah melakukan penyelewengan Dana PIP, seperti yang pernah dituduhkan kepada saya oleh beberapa orang tua/wali murid di SDK Bajar dan lebih lagi untuk ketenangan saya dalam menjalankan tugas dan fungsi saya sebagai kepsek di SDK Bajar untuk selanjutnya,” imbuh Ester.

Ester juga menjelaskan bahwa teman-teman guru yang dituduh bersekongkol dengannya dalam penyelewengan dana itu di antaranya, Maria Fatima Ma, Benedita Mil, Emanuel Jebarus, Yohanes Jemarut, masih trauma dengan cara demo dari beberapa orang tua wali murid yang terkesan beringas dan tidak beretika, yaitu mencaci maki guru-guru dan mengancam.

“Maka semestinya saya tekankan di sini bahwa kami terutama saya tidak makan itu uang PIP. Ketika pembagian Dana PIP pada tanggal 23/2/2019, itu bukti, bahwa Dana PIP di SDK Bajar sudah terbayar lunas kepada semua murid yang berhak menerima,” pungkas Ester.

Tadeus Enggus, Sekretaris Dinas Inspektorat mewakili Kadis Dinas Inspektorat saat dihubungi SorotNTT.comvia telepon Kamis (21/3/2019) terkait pernyataan sikap dari Kepsek SDK Bajar tersebut menuturkan bahwa itu merupakan hak Kepsek SDK Bajar untuk pemulihan nama baiknya, tetapi Dinas Inspektorat akan tetap menjalankan tugasnya melakukan audit di SDK Bajar pada awal April mendatang.

“Pada tanggal 23/2/2019 setelah pembagian Dana PIP di SDK Bajar, kembali Dinas Inspektorat didatangi dua orang tua/wali murid yang mengaku anak mereka tidak mendapatkan pembagian Dana PIP pada saat pembagian uang PIP itu di sekolah pada tanggal itu,” lanjut Tadeus.

Menanggapi informasi tersebut Ester Ahut menegaskan bahwa mereka telah membagikan dana tersebut berdasarkan nama-nama yang ada dalam daftar penerima.

“Dan saya selaku pimpinan di SDK Bajar pasti taat hukum, apa pun hasil audit saya siap menerima. Tetapi pada dasarnya kami dari pihak sekolah sudah memberikan yang terbaik buat anak didik kami dan semua hak mereka sudah kami berikan!” tegas Ester. (wens)