Saya Diperintahkan Masyarakat NTT Untuk Membawa Kesejahteraan, Ternyata Perspektifnya Berbeda itu Urusan Kalian

Daerah

Ruteng, SorotNTT.com, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat lakukan kunjungan kerja ke kecamatan Reok kabupaten Manggarai, Rabu (24/06/2020).

Dalam Sambutannya Gubernur Laiskodat menyampaikan bahwa dalam satu tahun lebih masa kepimpinannya sebagai gubernur dirinya menilai sebab ketertinggalan NTT itu di picu oleh banyak orang-orang bodoh yang memimpin komersil.

“Provinsi ini dikenal sebagai provinsi termiskin ketiga dan dalam pengamatan saya satu tahun lebih menjadi gubernur saya katakan dia miskin karena orang-orang bodoh ikut campur dalam kepemimpinan komersil, Provinsi ini tidak pernah miskin hanya kebodohanlah yang membuat kemiskinan di NTT, Ujarnya.

Oleh karena itu beliau mengajak semua jajaran pemerintah dan masyarakat untuk bersatu dalam semangat kebersamaan demi membangun NTT agar keluar dari kemiskinan.

Gubernur Laiskodat juga menegaskan segala keputusan yang diambil dalam masa kepemimpinannya sudah berdasarkan kajian yang baik karena ada tanggung jawab besar yang tengah dipikul yaitu membawa NTT ke ambang kesejahteraan.

“Saya diperintahkan oleh rakyat NTT untuk membawa kesejahteraan, kalau ternyata perspektifnya berbeda itu urusan kalian, Tegasnya”

Gubernur juga mengajak jajaran pemerintah agar fokus pada hal-hal prinsip yang menjadi stimulus dari pembangunan, semangat kerja bukan sekedar mendesign saja tetapi harus memiliki hasil sesuai yang diharapkan.

Rangkaian kegiatan kunjungan kerja Gubernur NTT di kecamatan Reok di tutup dengan santap siang bersama, gubernur juga menggelar swafoto bersama tamu undangan yang hadir.

Setelah rangakaian kegiatan Selesai Gubernur beserta rombongan bertolak  ke Wilayah Kabupaten Manggarai Timur sekitar Pkl. 13.00 WITA.

Dalam perjalanan menuju Matim Gubernur beserta rombongan dihalangi oleh demonstran tepat diperbatasan wilayah Manggarai dan Manggarai Timur, akan tetapi pihak keamanan berhasil mengamankan masa sehingga Gubernur dan rombongannya tetap melanjutkan perjalan menuju wilayah Manggarai Timur.

Dalam perjalanan Gubernur beserta rombongan mendatangi kampung Lengko Lolok, Desa Satar Punda, kecamatan Lamba Leda, yang selama ini rencananya akan direlokasi akibat adanya rencana pertambangan batu gamping di wilayah itu dan rencana relokasi tersebut sudah disetujui oleh 87 kepala keluarga dari total 89 kepala keluarga yang berdomisili di kampung tersebut.

(Deny)