Gubernur NTT Viktor Laiskodat meninjau lokasi terdampak angin puting beliung di Liliba, Kupang

Gubernur NTT Tinjau Lokasi Terdampak Angin Puting Beliung

Daerah Timor

Kupang, SorotNTT.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat meninjau lokasi terdampak angin puting beliung di RT 27 RW 009 Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Jumat (01/03/2019). Ratusan rumah yang didata terkena dampak angin puting beliung.

Dalam peninjauan itu, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur membantu bahan material berupa 2000 lembar seng, 30 meter kubik kayu, paku dan genset untuk penerangan sementara kepada warga yang terkena dampak bencana puting beliung.

Gubernur NTT saat itu menelepon salah seorang stafnya untuk memesan bahan bangunan di salah satu toko di Kota Kupang untuk segera mendistribusikan agar segera dibuatkan atap rumah milik warga yang terdampak angin puting beliung. Ia meminta pemilik toko bangunan jangan memikirkan berapa harga dari 2.000 lembar seng dan kayu yang diminta.

salah satu rumah warga yang terdampak angin puting beliung
Salah satu rumah warga yang terkena dampak angin puting beliung di Liliba, Kupang, NTT.

“Soal biaya nanti dihitung kemudian, kirim saja dulu bahan-bahannya. Anggaran dari Pemprov NTT,” kata Viktor.

Dia mengatakan, seluruh bahan bangunan yang diminta secepatnya dikirimkan ke lokasi bencana dan diharapkan paling lambat sore sudah tiba di lokasi.

“Dengan catatan lingkungan harus bersih, kalau lingkungan kotor tidak usah bangun, dan ini tannggung jawab RT. Jadi besok-besok saya datang lagi lingkungan harus sudah bersih. Kalo tidak kita angkat bongkar kembali seng  dan bawa pulang kembali. Komitmen harus seperti itu, ” kata Viktor di sela-sela peninjauan lokasi terdampak puting beliung

Sementara Ketua RT 27 RW 009 kelurahan Liliba, Frans Ganggas merasa antusias dengan kehadiran Gubernur NTT dengan solusi cepat membawa batuan seperti seng, paku, dan kayu bagi warga masyarakat yang kena bencana.

“Karena dengan solusi seperti ini warga masyarakat yang kena bencana angin puting beliung terutama rumah-rumah yang rusak berat secepatnya mereka bisa kembali tinggal dalam rumahnya masing-masing,” kata Frans.

Penulis: Hendrikus Aditono