Habiskan Uang Ratusan Juta Proyek Air minum bersih di Gunung Baru Mubazir

Daerah

Borong,Sorotntt.com – Meskipun Negara telah berupaya menyediakan program sarana pembangunan air bersih agar dapat memenuhi kebutuhan warga yang kesulitan mendapatkan air. Namun upaya tersebut tidak bisa diharapkan.

Pasalnya , Terdapat salah satu proyek pembangunan air bersih yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun 2018 dengan pagu dana sebesar Rp.376.701.658’00 berlokasi di dusun Lendo, Desa Gunung Baru, Kecamatan Kota Komba Utara, Kabuapten Manggarai Timur telah gagal. Karena tidak dinikmati oleh warga sebagaimana peruntukannya, untuk pemenuhan kebutuhan warga setempat.

Selain itu ada juga pembangunan fisik yang mubazir misalnya, Gedung balai desa dibangun dengan pagu dana sebesar Rp.158.546.300’00, Pembanguan gedung Polindes yang tidak pernah di fungsikan, Pekerjaan Telford dengan pagu dana sebesar Rp.240.428.571 tidak sesuai dengan volume, Namun di laporan Surat Pertanggungjawaban ( SPJ ) Sudah 100%.

.

Agustinus Adil salah satu warga dusun Lendo mengatakan, Progam pembangunan air minum bersih sejak dibangun pada tahun 2019 lalu, sampai saat ini belum selesai. Padahal warga Dusun Lendo sangat merindukan air minum bersih.

“Sejak dibangun dari tahun 2018 lalu, Sampai saat ini belum juga selesai pekerjaannya, Ada apa?. Padahal kami sangat merindukan air minum bersih “, Kata Adil kepada media ini Jumat,05/03/2021 melalui via telepon.

Lanjutnya, Proyek sarana air bersih itu mubazir, Akibatnya warga kesulitan mendapatkan air minum. Padahal proyek sarana air bersih tersebut telah menelan dana Rp,376.701.658’00.

“Bak penampunya sudah retak dan dipenuhi rumput-rumput liar. Meskpun pemerintah desa telah menghabiskan dananya kurang lebih Rp.376.701.658’00, Tetapi tidak bermanfaat hingga saat ini”, Ujarnya.

Lokasi induk penampungan atau bak air bersih tersebut tidak terurus. Bahkan bak penampungan air juga tumbuh dengan rumput- rumput liar serta pohon dengan akarnya melingkari bak.

Untuk itu Agustinus Adil mengharapkan kepada aparat penegak hukum lebih khususnya Polres Matim untuk mengusut tuntas persoalan penyalahgunaan keuangan dana desa di wilayahnya .

“Harapan dari masyarakat Dusun Lendo dan umumnya masyarakat Desa Gunung Baru memintak pihak Kepolisian untuk mengusut tuntas kasus penyalahgunaan keuangan dana desa.”, Harap Adil.

Untuk diketahui Kepala Desa Gunung Baru Agustinus Tinda sudah di panggil untuk dimintai keterangan oleh pihak Unit III Tipikor Satuan Reskrim Polres Matim pada Kamis, 04/03/2021.

Permintaan keterangan itu berdasarkan surat Nomor:B/97/lll/Res.3/2021/Res Manggarai Timur terkait dengan adanya dugaan Tindak Pidana Korupsi (TPK) pada pengelolaan anggaran pendapatan desa, tahun anggaran 2017-2020.

Laporan : Dodi Hendra