Hasil Audit Inspektorat KMT, ada Temuan di Desa Sangan Kalo

inspektorat-sebut-ada-temuan-di-desa-sangan-kalo

Borong, SorotNTT.com – Kepala Inspektorat Kabupaten Manggarai Timur (KMT), Fansi A. Jahang, saat dikonfirmasi SorotNTTcom melalui sambungan telepon seluler pada, Rabu (3/10/2019) mengatakan, betul setelah teman-teman dari Inspektorat turun ke Desa Sangan Kalo, untuk melakukan pemeriksaan ke desa tersebut, terdapat temuan dari hasil pemeriksaan. kepala desa, saat itu diminta menandatangani berita acara hasil temuan tersebut. 

Saat ditanya terkait desakan masyarakat yang meminta Inspektorat harus mempublikasikan hasil temuan di lapangan, beliau menjelaskan SOP-nya tidak bisa, akan tetapi kami sampaikan ke Bupati.”Yang dikeluarkan oleh Inspektorat bukan rekomendasi, melainkan surat keterangan,” jelasnya. 

Setelah dilakukan pemeriksaan dan ada temuan, Inspektorat minta untuk ditindaklanjuti. Dan dia harus tindak lanjuti, sambung Fansi. 

BACA JUGA:  Laporan Pengelolaan DD Desa Golo Lembur Tahun 2019-2021 Diduga Fiktif

“Misalnya pajak belum dibayar, dia harus bayar dan stor lagi ke kas negara. Apalagi kalau dia incumbent, harus bayar lagi ke kas Negara,” terangnya. 

Ketika ditanya terkait ketidakpercayaan masyarakat terhadap hasil pemeriksaan Inspektorat dan justru masyarakat meminta Tipikor untuk turun ke Desa untuk melakukan pemeriksaan. Ia menjawab, ya betul itu dan silahkan masyarakat untuk menilai, karena itu haknya mereka.

“Kami di Inspektorat, kalau dalam pemeriksaan ada temuan, maka kami minta dia untuk tindak lanjuti. Kalau ada kekurangan pembayaran, dia harus bayar, kalau ada pembangunan yang tidak tuntas, dia harus kerja,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Menunggu Hasil Audit Inspektorat Matim Terhadap Kades Compang Loni

Masih kata Fansi, kalau dalam tempo waktu yang sudah ditentukan tidak bisa ia bayar atau ditindaklanjuti sesuai LHP (Laporan Hasil Pemeriksaan), maka Inspektorat akan dorong persoalan tersebut ke Tipikor. 

Sebaliknya, apabila dalam jenjang waktu yang sudah ditentukan pihaknya sudah menindaklanjuti hasil temuan kami, maka kami tidak bisa dorong persoalan tersebut ke aparat penegak hukum. 

“Surat keterangan yang dikeluarkan Inspektorat untuk Desa Sangan Kalo itu belum aman, lantaran banyak pembangunan fisik yang belum tuntas,” imbuhnya. 

Dia menambahkan, kalaupun dia sebagai incumbent maju lagi mencalonkan diri sebagai kepala desa, dan hasil temuan Inspektorat belum ia tindak lanjuti dalam waktu yang sudah ditentukan, maka kami akan serahkan persoalannya ke aparat penegak hukum. 

BACA JUGA:  Aliansi Relawan Muda Manggarai Gelar Aksi Galang Dana Bantu Keluarga Samuel

“Saya dan teman-teman tetap bekerja sesuai dengan standar operasional prosedur(SOP) kami,” tegas Fansi. 

Laporan : Ferdinandus Lalong