Bakti sosial Himapala Kupang

Himapala Kupang Merayakan Dies Natalis dengan Aksi Sosial

Daerah Timor

Kupang, SorotNTT.com – Himpunan Mahasiswa Pelajar Langke Rembong (Himapala) Kupang, melakukan aksi pembersihan lingkungan yang bertempat di ekowisata mangrove, Oesapa, Sabtu (27/04/2019).

Seperti press rilis yang diterima media ini, kegiatan dalam rangka merayakan dies natalis Himapala Kupang yang ke-3 sekaligus memperingati Hari Bumi (Earth Day) dimulai sekitar pukul 15:00 Wita dan selesai tepat pukul 18:00 Wita. Aksi ini diawali dengan penanaman 3 anakan mangrove yang menandakan usia dari organisasi tersebut. Kegiatan itu diikuti sekurangnya 22 anggota organisasi.

Aldino Jehot, selaku Ketua Umum Himapala Kupang dalam pesan singkatnya mengajak seluruh anggota organisasi untuk lebih peka terhadap persoalan sosial masyarakat di sekitar serta menegaskan kalau kegiatan dies natalis tidak selamanya juga harus diisi dengan sesuatu yang bersifat euforia belaka.

BACA JUGA:  Janji Politik Paket Hery-Heri Bangun Rumah Sakit Pratama Tidak Sesuai Syarat Permenkes 2014

“Saya menyampaikan kepada kita semua bahwa kegiatan dies natalis tidak harus diisi dengan pesta pora saja tetapi sebagai bagian dari masyarakat kita dituntut untuk lebih peka terhadap situasi sosial di sekitar kita, salah satunya persoalan lingkungan yaitu masalah sampah.” cetus mahasiswa Fisip Unwira itu.

aksi peduli lingkungan Himapala Kupang
Aksi peduli lingkungan anggota Himapala Kupang dalam rangka Dies Natalis yang ketiga, Sabtu (27/4/2019) di Ekowisata Mangrove, Oesapa, Kupang, NTT.

Ia juga berharap kepada seluruh kaum muda dan masyarakat NTT umumnya untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan.

Sementara itu, Yesti Odot, salah satu senior Himapala Kupang menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap aksi yang dilakukan mahasiswa asal Langke Rembong tersebut.

BACA JUGA:  Ribuan Massa Kampanye Jokowi-Ma'ruf Tetap Semangat di Bawah Terik Matahari

“Saya merasa bangga sebagai senior, di usia seumur jagung tidak mematahkan semangat bagi anggota untuk terus berkarya. Semakin kreatif dan inovatif membangun kualitas diri bagi masing-masing anggota sehingga bisa meningkatkan keterampilan, pererat persaudaraan serta menjaga marwah organisasi.” ungkapnya.

Ia juga berharap agar kegiatan seperti itu harus terus dilakukan untuk ke depannya.

“Suport atas tindakan positif yang sudah dimulai dari kelompok muda kiranya bisa memberi rangsangan buat yang lain juga kegiatan seperti ini bisa dilakukan berulang tanpa ada momentum. Jadilah pion bagi perubahan banyak orang,” tutup Yesti.

BACA JUGA:  Camat Lale, ALBERTUS RANGKAK: Jangan Main-main Kelola Dana Desa

Laporan: Alvino Latu