Hipmawari Kupang gelar LKTD

Hipmawari Kupang Mengadakan Kegiatan LKTD

Daerah Timor

KUPANG, SorotNTT.com – Dalam rangka meningkatkan kualitas anggota, Himpunan Pelajar Mahasiswa Kecamatan Wae Ri’i (Hipmawari) Kupang mengadakan kegiatan Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar (LKTD) di aula Susteran SSpS Belo, Kupang yang berlangsung sejak 30 Mei hingga 1 Juni 2019.

Kegiatan yang dipadukan antara materi dan simulasi itu adalah bagian dari pendidikan formal organisasi Hipmawari Kupang.

Ketua Steering Committee (SC) kegiatan LKTD ,Yohanes Ranggut,kepada SorotNTT.com mengatakan, kegiatan ini merupakan tahapan kedua dalam format pendidikan di Hipmawari setelah tahapan pertama yaitu Masa Penerimaan Anggota Baru atau MPAB.

“Dalam kegiatan LKTD adapun materinya, yaitu Analisis SWOT, Team Work, Public Speaking, Pelatihan Program Komputer, serta bicara mengenai tantangan milenial dalam menghadapi era revolusi industri 4.0,” jelas Yohan.

Ketua Umum Hipmawari Kupang, Eugenius Nengko menyampaikan, kegiatan ini adalah bentuk komitmen organisasi untuk terus mengasah semangat serta sebagai langkah untuk meningkatkan kapasitas anggota Hipmawari agar benar-benar menjadi orang-orang berguna dan bermanfaat dalam konteks apapun, hari ini maupun ke depan.

Peserta LKTD Hipmawari Kupang
Peserta LKTD Hipmawari Kupang di aula Susteran SSpS Belo, Kupang (30/05-01/06). (Foto: Doc. Hipmawari)

“Proficiat kepada peserta yang mengikuti LKTD dan terima kasih untuk semua orang tua Kecamatan Wae Ri’i Kupang yang selalu mendukung kegiatan mahasiswa,” tambah Egin.

Adrianus Dandi, senior Hipmawari Kupang dalam sambutannya, mengapresiasi atas kerja dari badan pengurus maupun panitia serta semangat peserta dalam mengikuti dan menyukseskan kegiatan LKTD Hipmawari Kupang tersebut.

“Sebagai senior, kami akan sangat mendukung bila peserta maupun anggota terus semangat belajar berorganisasi. Mahasiswa harus belajar organisasi karena organisasi mahasiswa adalah tempat bagi mahasiswa untuk mengasah jiwa patriot!” tegas Ardi.

“Kampus adalah tempat membuat orang pintar tapi dunia organisasi mahasiswa adalah tempat orang pintar mengasah rasa patriotisme,” tambahnya. Karena itu, Ardi mendorong anggota yang memiliki semangat untuk belajar organisasi ke tingkat organisasi level nasional.

Laporan: Hendrikus Aditono