Inilah Program Prioritas Hasil Musrenbangdes Tahun 2020 Desa Langga Sai

BORONG, sorotNTT.com-Desa Langga Sai kembali menggelar Musyawarah Perencanaan Pembagunan Desa, (Musrenbandes) tahun 2020.

Untuk diketahui, kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Penjabat Desa Langga Sai, Kristo Baigoni, S. AP di Balai Kantor Desa Langga Sai pada Kamis (17/10/2019).

Kristo Baigoni dalam sambutannya mengatakan, perencanaan pembangunan Desa merupakan hal pokok yang akan dibahas bersama melalui forum Musrenbangdes ini.

“Perencanaan yang baik itu berasal dari perencanaan yang baik pula”, ucapnya.

Menurutnya, alur dari sebuah pembangunan atau sebuh kegiatan itu berasal dari sebuah perencanaan. Dimana, dalam perencanaan juga harus melibatkan semua stake holder yang ada diwilayah desa itu. Hal ini dilakukan agar dikemudian hari tidak terkesan bahwa perencanaan itu hasil dari keptusan segelintir orang.

BACA JUGA:  PT. Gunung Sari Indah Tetap Bertanggung Jawab Untuk Perbaikan Jalan Propinsi (Golowelu-Ndiuk)

“Saya yakin dan percaya bahwa Bapak/Ibu yang hadir dalam kegiatan ini merupakan keterwakilan dari masyarakat Desa Langga Sai”, ujarnya.

Dikatakan Kristo, kegiatan hari ini bukan merupakan kegiatan seremonial atau rutinitas, tetapi tidak seperti itu.

Dia menambahkan, melalui perencanaan ini segala usulan yang sudah usulkan melalui Musyawarah Dusun (Musdus), akan disampaikan pada Musrenbangdes ini. Mana yang paling diprioritaskan dan mana yang tidak akan kita sama-sama bahas.

“Dari segala usulan yang disampaikan melalui forum ini diharapkan usulannya sesuai dengan bidang yang ada dalam Desa”, kata Kristo.

Inilah Program Prioritas hasil Musrenbangdes tahun 2020 Desa Langga Sai:

  1. Lapen Runus-Sesur 1.500 Meter.
  2. Lanjut Telford Watu Ser-Mata Ratun.
  3. Pembangunan Gedung Posyandu Plus dan Gedung Paud Paka.
  4. Perlengkapan sarana olahraga bola kaki, bola volly, net, kostum dan pompa.
  5. Saranan kerajinan tangan (ayaman tikar, topi razong).
  6. Insentif OPA.
  7. Insentif Kader Posyandu (dari 100.000 ke 200.000).
  8. Insentif Tenaga Dukun terlatih
  9. Sarana Budaya.
  10. Fasilitas sarana prasarana Paud.
  11. Sarana Budaya untuk Kampung Paka dan Kampung Kue Nggeong
BACA JUGA:  Belajar Berwira Usaha, OMK Paroki Santo Monfort Poco Giat Berjualan Kue

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolsub Wukir, AIPTU Petrus Amir, Kepala Puskesmas Runus, Maria Susan, Pendamping Des Kecamatan, Robertus A. Sesfaost, tokoh pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat, Ketua BPD Desa Langga Sai, aparat Desa dan warga serta masyarakat Desa Langga Sai. Kegiatan ini berlangsung aman dan lancar.

Laporan : Ferdinandus Lalong