Inovasi Pertanian Yang Brilian Dilakukan Pemuda Sikka

Daerah

Maumere, SorotNTT.Com-Ketua Yayasan Pemberdayaan Kaum Muda/i (Permadani) Flores, Yance Maring mengemukakan pihaknya membutuhkan  dana sebesar Rp9 M   untuk mengembangkan system pertanian  irgasi    tetes beraplikasi SMS atau android pada 12  kecamatan di Kabupaten Sikka. Permadani sudah ajukan proposal ke pemerintah Propinsi Nusa Tenggara Timur .

Dikutip dari Pijarntt.com Yance menyampaikan “Saya sudah mengirim proposal dana sebesar R9  M itu  untuk pengembangan pertanian irigasi tetes dengan aplikasi SMS atrau android,” kata Yance Maring yang ditemui Pijarntt.com di Kebun Percontohan Pertanian Irigasi Tetes di RT 007/RW 002, Kelurahan Wailiti, Kamis (1/10/2020).

Yance menyebut 12 Kecamatan yang akan dikembangkan pertanian irigasi tetes itu yakni Talibura, Waigete, Kewapante, Kangae, Alok Timur, Alok Barat, Alok, Magepanda, Koting, Nita, Paga,  dan Doreng.

“Dua belas kecamatan ini dinilai sangat potensial untuk pengembangan pertanian irigasi tetes dengan pola aplikasi SMS atau aplikasi android,” katanya.

Dijelaskannya pula bahwa dana yang dibutuhkan sebesar Rp9 M itu untuk beberapa item pemanfaatannya di antaranya untuk pengembangan pertanian dengan pola irigasi tetes aplikasi SMS atau aplikasi android  seperti sistem pengairan, pengadaan benih, pengadaan pupuk, pengeboran sumur, pompa, tenaga pendamping dan kebutuhan teknis lainnya dengan luas areal 100 ha yang tersebar di 12 kecamatan.

“Saya sudah ajukan proposal resmi ke provinsi beberapa  hari lalu. Saya berharap agar proposal ini ditanggapi dan direspons dengan baik. Karena tujuannya untuk mengembangkan pertanian dengan pola irigasi tetes dengan menggunakan aplikasi android atau aplikasi SMS,” kata Yance Maring.

Gubernur Dukung

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat meninjau langsung kebun percontohan pertanian irigasi tetes dengan aplikasi SMS yang dikembangkan Yance Maring di RT 007/RW 002, Kelurahan Wuring, Kecamatan Alok, belum lama ini menyampaikan apresiasi kepada anak muda kelahiran Kloangpopot itu yang membuat inovasi pertanian terbaru itu.

Gubernur waktu itu juga menyatakan dukungannya untuk mengembangkan pola pertanian irigasi tetes dengan apliasi SMS itu dan siap mengalokasikan dana. 

Sumber: Pijarntt.com