Jadi Inspektur Apel Pengamanan Natal dan Tahun Baru ,Ini Pesan Bupati Sumba Tengah

Waibakul,Sorotntt.com– Bupati Sumba Tengah,Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Drs. Paulus S. K. Limu menjadi Inspektur Upacara pada Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2021 dalam rangka Pengamanan Hari Raya Natal 25 Desember 2021 dan Tahun Baru 1 Januari 2022 yang berlangsung di Lapangan Upacara Polres Sumba Barat, Kamis (23/12/2021).

Dalam Apel tersebut dihadiri pula Bupati Sumba Barat, Kepala Kejaksaan Negeri Sumba Barat, Ketua Pengadilan Negeri Waikabubak, Kapolres Sumba Barat serta Kasdim Kodim 1613 Sumba Barat dan diikuti oleh peserta Apel Gelar Pasukan yang terdiri dari Satuan Polres Sumba Barat, Satuan Brimob, Satuan TNI Kodim 1613 Sumba Barat, Satpol PP Sumba Barat dan Sumba Tengah, dan Dinas Perhubungan Sumba Barat dan Sumba Tengah.Operasi Lilin 2021 dilaksanakan selama 10 hari terhitung mulai tanggal 23 Desember 2021 hingga 02 Januari 2022. Dibawah tema “Melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2021, kita tingkatkan sinergi Polri dengan instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan natal 2021 dan tahun baru 2022”. tentunya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

BACA JUGA:  Tujuh Rumah Warga di Golo BilasTerancam Ambruk Akibat Longsor

Pelaksanaan pengamanan Natal dan Tahun Baru tentunya tidak terlepas dari kebijakan pemerintah melalui instruksi Mendagri Nomor 66 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 pada saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

“Dalam instruksi Mendagri tersebut telah diatur secara khusus ketentuan pelaksanaan kegiatan masyarakat dan perjalanan pada masa natal dan tahun baru sesuai level asesmen di masing-masing wilayah.” Ucap Bupati Sumba Tengah, Paulus S. K. Limu ketika menyampaikan sambutan dalam apel gelar pasukan operasi lilin 2021 di lapangan upacara Polres Sumba Barat.

Perayaan hari raya Natal dan Tahun Baru sudah menjadi bagian dari tradisi masyarakat Indonesia untuk melaksanakan kegiatan ibadah, berkumpul dan bersukacita bersama keluarga serta merayakan pergantian tahun di berbagai lokasi. Hal ini tentunya akan meningkatkan mobilitas dan aktivitas masyarakat, sehingga berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas dan kamseltibcarlantas serta penyebaran covid-19.

BACA JUGA:  PILKADA DAN PILIHAN (POLITIK) KITA

Berdasarkan mapping kerawanan yang telah dilakukan, terdapat beberapa prediksi gangguan kamtibmas yang harus diantisipasi antara lain ancaman intoleran, radikalisme dan terorisme, aksi kriminalitas, penyalahgunaan narkoba, pesta miras, aksi pengrusakan fasilitas umum, kerumunan masyarakat yang dapat berpotensi menimbulkan penyebaran covid-19, maupun ancaman bencana alam seperti banjir dan tanah longsor sebagai dampak dari musim penghujan.

“Oleh karena itu, Operasi Lilin 2021 harus dilaksanakan secara optimal, kejahatan dan gangguan kamtibmas sekecil apapun harus kita cegah dan antisipasi, ketika operasi ini berhasil masyarakat dapat melaksanakan aktivitas ibadah natal dan tahun baru dengan rasa aman dan nyaman baik dari gangguan kamtibmas maupun dari bahaya covid-19.” Jelas Bupati.

Diakhir sambutannya, Bupati Paulus menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh jajaran TNI dan Polri, Pemerintah Daerah dan segenap pemangku kepentingan lainnya yang terlibat dalam pelaksanaan Appel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2021.

BACA JUGA:  Hadir Panen Jagung dan Tanam Kacang Tanah,Begini Kata Wabup Sumba Tengah

“Terima kasih dan penghargaan kepada seluruh jajaran TNI dan Polri, Pemerintah Daerah dan segenap pemangku kepentingan lainnya yang terlibat dalam pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2021, sehingga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat dapat senantiasa terjaga.”tutup Bupati Paulus