Jalan provinsi di Manggarai Timur Jurusan Bealaing, Mukun, Mbazang Terus Dikerjakan, Masyarakat Senang

Daerah

Kupang, SorotNTT.Com- Pembangunan ruas jalan provinsi Nusa Tenggara Timur(NTT) sepanjang 17 kilometer yang menghubungkan Kabupaten Manggarai Timur dengan Ngada di Pulau Flores terus dikerjakan.

Pantauan media ini dilapangan serta berdasarkan informasi yang diberikan oleh masyarakat bahwa ruas jalan Propinsi ini setiap tahun terus dikerjakan dan dana miliaran rupiah terus digelontorkan oleh Pemerintah Provinsi NTT.

Kristoforus Dadu, salah satu Warga kampung Deruk, Desa Sipi, Kecamatan Elar Selatan, 8 Februari 2021 kepada media ini menyampaikan rasa syukur dan trimakasih kepada pemerintah Propinsi NTT dibawah pimpinan Viktor Bungtilu Laiskodat dan Yosep Nai Soi.

“Jujur saat ini kami merasakan kehadiran pembangunan yang begitu besar, perhatian dari pemerintah Provinsi NTT terhadap kami yang ada diruas jalan ini sangat besar”.

Ini merupakan kerinduan kami masyarakat di wilayah Kabupaten Manggarai Timur yang sudah lama, tutur pria yang biasa Forsi ini.

Forsi menjelaskan pantauan kami dana yang masuk mulai 2019, seperti yang dikerjakan oleh PT. Wijaya Graha Prima( PT.WGP) dengan pagu, Rp.18.044.194.000 itu terselesai dengan baik.

Ditahun yang sama juga yang dikerjakan oleh PT.Agogo Golden Group(PT.AGG) dengan pagu Rp 14.198.198.000,00. Informasinya berakir dengan Pemutusan Hubungan Kerja(PHK) oleh pemerintah.

Pada tahun 2020 juga informasi dikerjakan oleh PT.Menara Armada Pratama(PT.AMP) dengan pagu sebesar Rp.13.346.000.000

Kalaupun ada kerusakan pekerjaan dan kelalaian dari pihak kontraktor, biarkan itu diatasi oleh pihak terkait, karena itu tugas mereka, tetapi kami sebagai masyarakat sangat mengharapkan agar jalan ini tuntas selama masa kepemimpinan Gubernur yang sekarang ini, jelas Forsi pula.

Terpisah Silvester yang berprofesi sebagai seorang sopir dan sering melintasi jalan ini, menyampaikan rasa terimakasih atas perhatian pemerintah Propinsi NTT terhadap masyarakat di Kabupaten Manggarai Timur ini.

Kami bangga bahwa sekarang ini mobil kami bisa leluasa berjalan di ruas jalan ini, kalau dulu sama sekali tidak bisa , karena jeleknya infrastruktur jalan yang ada.

Semoga pemerintah terus mendengar keluhan masyarakat serta semua jalan yang masih rusak, kedepanya dapat diperhatikan untuk diperbaiki, tutup Silvester dengan nada gembira.