Kades Cisangkal dan Camat Cihurip Bantah Berita Soal Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan

Daerah

Garut-SororNTT.Com-Sebelumnya telah dimuat Perwirasatu.my.id dan media fartner tentang Kepala Desa Cisangkal, Jajang yang diduga melakukan pemalsuan stempel dan tanda tangan Camat Cihurip, Kabupaten Garut.

Ternyata, pemberitaan tersebut mendapat reaksi dari Kepala Desa Cisangkal. Melalui beberapa media online, Jajang membantah telah memalsukan tanda tangan Camat Cihurip dan mementahkan berita yang dimuat Perwirasatu.my.id. Dalam berita sanggahan nya itu, Jajang selaku Kepala Desa Cisangkal merasa dituding telah memalsukan tanda tangan dan stempel Camat Cihurip.

“walau bagaimanapun tentunya itu tudingan kepada saya, itu adalah sebuah fitnah dan yang jelas fitback mencemarkan nama baik saya”, ujar Jajang, (04/01/2022).

Selain Jajang, Bendahara Desa Cisangkal, Sarif juga turut memberikan pernyataan. Menurut Sarif, Ia sempat berkomunikasi dengan Camat, lalu Camat menyuruh surat serah terima ditanda tangani.
“Karena waktu itu posisi sedang sibuk rusuh setelah saya komunikasi dengan pak camat sehingga pak camat menyuruh kepada saya agar surat serah terima di tandatangan saja”, ujar Sarif seperti dikutip dari pemberitaan media online tersebut.

BACA JUGA:  Tujuh Siswa SMP Kota Kupang Tes Akademisk Masuk SMA Pradita

Begitu juga, Camat Cihurip, Enyang seolah melegitimasi, bahwa penggunaan tanda tangan atas nama dirinya selaku Camat Cihurip sudah benar dan tidak dipalsukan.

“saya berbicara didepan rekan-rekan wartawan dan saya pertanggung jawabkan terkait ini, kaya begini bukan ratusan kemungkinan ribuan untuk urusan tanda tangan kaya begitu, benar saya yang menyuruh menandatangani, dan ini memang wewenang saya, saya yang bertanggung jawab”, ungkap Enyang

Menanggapi pernyataan Camat Cihurip dan Kepala Desa Cisangkal, Ketua DPW MOI (Media Online Indonesia) Jawa Barat, R. Satria Santika yang akrab disapa Bro Tommy, kembali angkat bicara. Bro Tommy menilai sikap mereka inkonsistensi karena telah memberikan keterangan yang bertolak belakang dengan pernyataan sebelum nya. Kendati demikian, Bro Tommy memahami itu semua sebagai upaya pembelaan mereka.

BACA JUGA:  Bupati Mabar Berkunjung ke Desa Golomori

“Camat ini tidak konsisten, sebelum nya dia mengatakan tidak tahu-menahu, tapi setelah naik berita kok pengakuan nya beda. Bahkan waktu itu Camat pernah ngomong tidak nyuruh tanda tangan dan juga tidak tahu ada kegiatan, tahu nya kedatangan bendahara dan Camat dikasih duit Rp. 200 ribu, itu Camat yang ngomong”, ujar Bro Tommy (05/01/2022).

Kepala Desa Cisangkal, kata Bro Tommy, juga dinilai mencla-mencle.
” Si Kades ini sudah mengakui kesalahan nya soal penggunaan tanda tangan Camat itu, saksi nya ada, wartawan Cihurip dan bagian iklan disini. Tapi saya jadi heran, keesokan nya muncul berita sanggahan dari dia”, jelas Bro Tommy

Lebih lanjut, kata Bro Tommy, dalam berita sanggahan itu, Jajang mengatakan ada yang mencoba meminta uang Rp. 5 juta.

BACA JUGA:  DPO Pencurian iPad di Rahong Utara Serahkan Diri di Polres Manggarai

“Katanya ada yang minta uang 5 juta, siapa yang meminta uang. Kalau bermaksud mengkriminalisasikan saya silakan, berarti saya harus buka semua nya dan saya siap melayani sampai manapun”, tandas Bro Tommy yang juga sebagai pimpinan media fartner ini.

Red