Kadin Matim Serahkan Bantuan Oxygen Concentrator ke Pemda

Ketua Kadin Matim, Maksimilianus Firman Demorin, menyerahkan Oxygen Concentrator ke Bupati Matim, Agas Andreas (Foto: Ist)

Borong,Sorotntt.com – Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Manggarai Timur, menyerahkan Oxygen Concentrator ke Pemerintah Daerah (Pemda) Manggarai Timur sebanyak 1 unit untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Borong.

Penyerahan bantuan tersebut diberikan langsung oleh Ketua Kadin Matim, Maksimilianus Firman Demorin, kepada Bupati Matim, Agas Andreas, SH. M.Hum yang berlangsung di pantai Cepi Watu, Desa Nanga Labang, Kecamatan Borong, selasa (19/04/2022).

Dalam sambutannya, Bupati Matim menyampaikan terima kasih kepada Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) atas bantuan yang diberikan tersebut.

BACA JUGA:  Pemda Matim Berhasil Menyelesaikan Konflik Adat Antar Warga Di Desa Gunung Baru

“Saya atas nama seluruh masyarakat Manggarai Timur dan Pemda Matim menyampaikan terima kasih kepada Kadin Indonesia yang sudah memberikan bantuan Oxygen Concentrator untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Borong”, ucapnya.

Bupati Agas menjelaskan bahwa pembangunan RSUD Borong masih akan berlanjut dan berharap agar Kadin dapat memberikan tambahan bantuan Oxygen Concentrator.

“Kalau mau mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, di Puskesmas juga perlu bantuan Oxygen Concentrator”, jelas Bupati Agas.

BACA JUGA:  Pemda Matim Telah Selesaikan Pengerjaan Jalan Dalam Kota Borong 

Sementara itu, Ketua Kadin Matim menyampaikan bahwa bantuan yang diserahkan ini adalah bantuan dari Go To Gojek Tokopedia yang merupakan anggota Kadin Indonesia.

Kabupaten Manggarai Timur mendapatkan bantuan 1 unit Oxygen Concentrator untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Borong dari total bantuan untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur sebanyak 30 unit.

Turut mendampingi Bupati Matim pada penyerahan tersebut , Kadis PUPR Matim, Yoseph Marto,ST., Kadis Kesehatan Matim, dr. Surip Tintin dan Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Destinasi dan Pemasaran Pariwisata Matim, Silvanus Salaman.