kadis-ppo-manggarai-timur

Kadis PK Matim Tanggapi Kondisi Perpustakaan SDK Bebong

Daerah Flores

Borong, SorotNTT.com – Kepala Dinas(Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (PK), Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Drs. Basilius Teto, akhirnya kembali angkat bicara  menanggapi kondisi perpustakaan Sekolah Dasar Katolik (SDK) Bebong, Desa Golo Linus di Kecamatan Elar Selatan.

Menurutnya, hingga saat ini kami  belum menerima laporan secara resmi dari pihak sekolah terkait kondisi perpustakaan tersebut.

“Kalaupun sebelumnya sudah ada laporan, kami minta copian laporan tersebut untuk kami tindak lanjuti,” kata Basilius saat dikonfirmasi SorotNTT.com diruang kerjanya, di Lehong pada, Selasa (10/9/2019) siang.

Basilius meminta pihak sekolah, untuk secepatnya memberikan copian surat laporan resmi sebelumnya yang pernah dilaporkan ke  Dinas PK Matim. “Kalau surat laporan sudah masuk, kami akan tindak lanjuti,” pungkasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya media ini memberitakan, “Kondisi Perpustakaan SDK Bebong Sangat Memprihatinkan”, Pantauan SorotNTT.com pada, Senin (5/8/2019) yang lalu, kondisi pada atap sisi kanan pada bangunan perpustakaan ini sudah rusak parah.

Kepala Sekolah SDK Bebong, Damianus Tamur saat diwawancarai SorotNTT.com pada , Senin (5/8/2019) mengatakan, beberapa bagian pada bangunan perpustakaan tersebut sudah rusak dan tidak layak pakai.

“Kejadian ini sejak tahun 2017 silam yang disebabkan  terjangan angin topan dan mengakibatkan bangunan rusak parah,” katanya.

Menurutnya, kejadian bencana ini sudah mereka  laporkan saat itu, baik ke DPRD, Dinas Sosial, maupun di Dinas PK.

“Hingga saat ini belum ada respon atas laporan yang kami buat terkait peristiwa yang menyebabkan kerusakan pada bangunan perpustakaan itu,” imbuhnya.

Damianus mengatakan, meskipun laporan yang kami buat tak direspon, kami dan warga bekerja sama untuk memperbaiki perpustakaan itu.

“Kami gunakan alat seadanya bersama warga untuk perbaikan. Hal ini kami lakukan untuk memperlancar proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah itu,” tambahnya.

Laporan : Ferdinandus Lalong