Kadis PMD Matim Yosep Durahi

Kadis PMD Matim Akan Kunjungi Setiap Desa di Matim

Daerah Flores

BORONG, SorotNTT.com – Kepala Dinas PMD Kabupaten Manggarai Timur, Yosep Durahi akan melakukan kunjungan ke semua desa yang ada di Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Senin (25/03/2019). Maksud kunjungan Kadis PMD Matim tersebut untuk memastikan aktivitas di setiap kantor desa di Kabupaten Manggarai Timur berjalan.

“Sudah saatnya kita melakukan kunjungan kerja ke desa-desa dalam wilayah Kabupaten Manggarai Timur. Tujuannya untuk memantau aktivitas kegiatan dari pemerintah desa, khususnya di kantor desa. Jangan sampai kantor desa yang sudah dibangun tidak ada aktivitasnya, atau ada aktivitasnya tetapi tidak memiliki dokumen maupun berkas-berkas yang seharusnya ada di kantor desa,” ujar Yosep.

Pada hari Sabtu 23 Maret 2019, Yosep Durahi, Kadis PMD Matim bersama Herlinus Juniarto, Kepala Seksi Pemberdayaan Pemerintahan Desa pada Dinas PMD, yang didampingi Plt. Camat Elar, Romanus Rasi, melakukan kunjungan ke Desa Golo Lijun, Kecamatan Elar.

“Kita sudah memulainya dari Desa Golo Lijun, jadi, pada hari Sabtu itu, kita berkunjung ke Desa Golo Lijun Kecamatan Elar, dan puji Tuhan aktivitas di kantor desa terlihat berjalan, dan itu bagus.  Harapan saya, aktivitas di kantor-kantor desa yang lain juga berjalan seperti halnya di Desa Golo Lijun. Jangan tunggu disidak baru kita huru-hara!” tegas Yosep.

Sementara itu, Zakarias Nabi, Penjabat Kepala Desa Golo Lijun mengaku tidak bisa berjalan sendiri dalam pelaksanaan pembangunan di desa, dan masih membutuhkan pendampingan dari pihak kabupaten dan kecamatan dalam proses pelaksaan pembangunan di Desa Golo Lijun.

“Kami mengharapkan dukungan dalam bentuk pendampingan dari kabupaten untuk pelaksanaan pembangunan di desa,”  pinta Zakarias.

Desa Golo Lijun sampai saat ini belum bisa melakukan verifikasi APBDesa pada tingkat kecamatan dikarenakan dokumen perencanaan untuk pekerjaan fisik di tahun 2019 belum selesai dikerjakan.

“Dokumen untuk pekerjaan fisik belum selesai. Hal ini yang menghambat kami untuk melakukan verifikasi di tingkat kecamatan. Diharapkan fasilitator yang memfasilitasi penyusunan dokumen perencanaan fisik tahun anggaran 2019 untuk segera menyelesaikan pekerjaan tersebut,” tutup Zakarias.

Laporan: Dodi Hendra