Kadis PMD Matim: Perangkat Desa dan BPD Dilarang Jadi Tim Sukses Cakades tertentu

Daerah Flores

BORONG, sorotNTT.com-Pesta Demokrasi serentak Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang akan dilaksanakan pada tanggal 31 Oktober 2019 merupakan Pogram Pemerintah Pusat, Propinsi dan Daerah.

Guna menjaga terjadinya gesekan atau Perjudian sehingga bisa menimbulkan kecurangan dalam melaksanakan pesta demokrasi yang merupakan hak rakyat sepenuhnya. Maka Untuk menciptakan suasana kondusif aman dan nyaman serta jujur dan adil bagi semua lapisan Masyarakat diharapkan menggunakan hak dan kewajibannya sebagai pemilih.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Yos Durahi meminta Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan perangkat Desa untuk tidak boleh menjadi tim sukses dalam suksesi Pilkades.

Menurutnya, Semua perangkat desa termasuk BPD tidak boleh menjadi tim sukses dalam suksesi pilkades yang digelar bulan ini.

“Perangkat Desa dan BPD seharusnya menjadi penetralisir situasi keamanan pilkades agar pelaksanaan pilkades berjalan aman dan damai”, kata Yos Durahi saat dikonfirmasi sorotNTT.com pada Senin, (4/10/2019).

Dia menambahkan, agar pelaksanaan Pilkades berjalan aman dan damai, Perangkat Desa dan BPD diharapkan menjaga situasi keamanan Pilkades bukan menjadi tim sukses calon tertentu kepada masyarakat.

Untuk diketahui, berdasarkan informasi yang diperoleh sorotNTT.com belum lama ini bahwa diduga kuat ada Pejabat Desa dan BPD Desa yang terlibat tim sukses dalam suksesi pemilihan kepala desa (Pilkades).

Menurut sumber yang enggan namanya disebutkan mengatakan, diduga ada keterlibatan Anggota BPD sebagai tim sukses untuk memenangkan calon kepala desa.

“Dugaan ini terjadi di salah satu Desa di Kecamatan Elar Selatan yakni Desa Sangan Kalo”, kata Sumber itu pada Sabtu,(5/10/2019).

Dia menambahkan, bukan hanya anggota BPD, tetapi dugaan lain juga ada keterlibatan aparat desa sebagai tim sukses untuk memenangkan calon tertentu.

“Sebagai masyarakat, saya berharap agar aparat Desa dan anggota BPD yang terlibat dalam tim sukses harus neteral. Ini demi keamanan dan kenyamanan pilkades”, pungkasnya.

Laporan : Ferdinandus Lalong