Kapolda NTT Brigjen Setyo Budiyanto, Pernah menjabat sebagai Direktur Penyidikan KPK

Ruteng, SorotNTT.Com – Sosok Brigjen Setyo Budiyanto menjadi sorotan pada hari ini, Sabtu (18/12/2021) karena namanya disebut dalam Surat Telegram nomor ST/2568XXI/KEP./2021 tanggal 17 Desember 2021. Dalam surat itu disebutkan, Kapolda Nusa Tenggara Timur Irjen. Pol. Drs. H. Lotharia Latif, S.H., M.Hum dimutasikan ke Polda Maluku.

Irjen Pol. Drs. Lotharia Latif, SH,M.Hum NRP 67060233 Kapolda NTT, diangkat dalam jabatan baru menjadi Kapolda Maluku. Dan Irjen Pol. Drs. Lotharia Latif, SH,M.Hum akan menggantikan Irjen Pol Drs. Refdi Andri yang dimutasikan sebagai Pati Sahli Kapolri.

Kapolda NTT yang baru akan dijabat oleh Brigjen Pol Drs. Setyo Budiyanto, SH, MH NRP 67060430. Brigjen Pol Drs. Setyo Budiyanto, SH, MH sebelumnya adalah Pati Bareskrim Polri penugasan pada KPK.

Siapakah sososk Setyo Budiyanto?

Brigjen Pol Drs. Setyo Budiyanto pernah memimpin langsung penangkapan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Saat itu Budiyanto menjabat sebagai Direktur Penyidikan KPK.

Diketahui, KPK menangkap Azis sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terhadap AKP Stepanus Robin Pattuju. Suap diduga diberikan ketika Robin masih menjadi penyidik KPK pada 2020.

BACA JUGA:  Wakil Bupati instruksikan Seluruh ASN Matim, Untuk Sukseskan SPO 2020 Di Matim

Brigjen Setyo Budiyanto, SH, MH, Kapolda NTT yang Baru (kompastv)
Berikut perjalanan karir dan harta kekayaan Setyo Budiyanto seperti dikutip dari dari berbagai sumber dan kompas tv. 

Karier Setyo Budiyanto di KPK

Sebelum terpilih sebagai Direktur Penyidikan KPK, Brigadir Jenderal (Brigjen) Pol Setyo Budiyanto tercatat pernah menempati beberapa posisi lain di lembaga negara tersebut.

Setyo Budiyanto pernah menjabat sebagai Koordinator Supervisi Penindak (Korsupdak) di Deputi Penindakan KPK.

Setyo Budiyanto resmi menjadi Direktur Penyidikan KPK berdasarkan lembaran surat pimpinan KPK RI nomor R/1812/KP.01.01/01-54/09/2020 tertanggal 18 September 2020 yang ditandatangani Ketua KPK Komjen Pol Firli Bahuri.

Setyo Budiyanto mengalahkan dua kandidat lainnya yakni Widyaiswara Muda Sespimti Polri Kombes Nazirwan Adji Wibowo dan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Selatan Kombes Didik Agung Widjanarko.

Harta kekayaan Setyo Budianto?

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke KPK yakni pada 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2019, jumlah harta kekayaan Setyo Budiyanto naik sekira Rp4,7 miliar dalam satu tahun yakni dari Rp2.936.204.546 menjadi Rp7.679.000 pada 2019.

BACA JUGA:  Rakernas FKPT VIII, Perkuat Semangat Perangi Virus Covid-19 dan Radikalisme

Penambahan harta Setyo Budiyanto itu berupa tanah dan mobil.

Berikut harta kekayaan Setyo Budiyanto yang dilaporkan pada 31 Desember 2019:

A. Tanah dan Bangunan Rp. 6.700.000.000

1. Tanah dan Bangunan Seluas 310 m2/243 m2 di Tangerang Selatan, hasil sendiri Rp. 4.500.000.000

2. Tanah dan Bangunan Seluas 9 m2/126 m2 di Kota Semarang,hasil sendiri Rp. 1.000.000.000

3. Tanah dan Bangunan Seluas 135 m2/156 m2 di Kota Makassar , Hasil sendiri Rp. 1.200.000.000

B. Alat transportasi dan mesin Rp.660.000.000

1. Mobil Honda CR-V JEEP Tahun 2014, hasil sendiri Rp.250.000.000

2. Motor, Honda CBR SEPEDA MOTOR Tahun 2012,Hasil sendiri Rp.23.000.000

3. Mobil, TOYOTA FORTUNER Tahun 2016,Hasil sendiri Rp. 350.000.000

4. LAINNYA, SEPEDA MTB Tahun 2015, HASIL SENDIRI Rp. 7.000.000

5. MOTOR, PIAGGIO VESPA Tahun 2016, HASIL SENDIRI Rp. 20.000.000

BACA JUGA:  Soal Proses Hukum Dua Tersangka Penyiram Novel, Presiden Minta Kawal Bersama

6. LAINNYA, SEPEDA RB EDDY MERCKX Tahun 2010, HASIL SENDIRI Rp. 10.000.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 254.000.000

D. SURAT BERHARGA Rp. —-

E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 65.000.000

F. HARTA LAINNYA Rp. —-

Sub Total Rp. 7.679.000.000

III. HUTANG Rp. —-

IV. Total harta kekayaan (II-III) Rp. 7.679.000.000. (

Sumber: Pos Kupang